Why you cry when slicing the onion? Is tears from it really good for your eyes? And how to slice onion without crying?
All these questions can be answered if you know how the onion makes you cry when you are slicing them.
Read the article: [Mengiris Bawang Tanpa Menangis](http://febdian.net/drupal/node/36) in Bahasa Indonesia.


Wah… bisa nambah ilmu memasak nih.
Daku pernah disarankan oleh sepupuku, katanya supaya tidak mata tidak perih saat memotong bayang taruhlah garam dalam mangkok.
Keberhasilannya belom pernah saya coba, karena saya lebih suka memotong bawang (dalam jumlah yang banyak) menggunakan mesin pemotong bawang, cepat dan tidak pedih di mata hihihi…
Garam ditaruh dalam mangkok, dan mangkoknya diletakkan di mana? Kalau di balik kursi tetangga, ya… kecil kemungkinan trik itu berhasil.
Apa garam itu ga dilarutkan dalam air panas, biar “hawa” garam itu menguap dan nanti bereaksi dengan si enzim asam yang berasal dari bawang? Rasa-rasanya sih, masuk akal kalau begitu.
Tapi mendingan tip yang sambil gigit roti dech hihihi… :p
Haha… masya allah, kok bisa lupa. Garamnya saya taruh dimana ya ? Oh ya, garamnya tertinggal di warung depan. hehehe….
Garamnya taruh, di dekat kita yang sedang motong bawang.
Saran Buyung tuh, rasanya emang mantap, sambil kerja bisa makan hihihi…. tapi kalo kita gak punya roti perlukah maling roti tetangga ?
Nah tulisan begini nih baru top yung, ilmiah populer buanget. Bikin buku yg beginian gih, pasti laris manis dah
Buyung somse pisan euy sekarang…mentang2 udah punya blog baru, kawan lama dilupakan hehe maksa
test comment