Enskripsi Kuantum

Kriptografi kuantum tidak dapat dipecahkan. (sumber: BBC News)
Kriptografi kuantum tidak dapat dipecahkan.

Mungkin salah satu kendala umum saat menjelaskan materi mekanika kuantum di kelas adalah kurangnya contoh-contoh aplikasi atau teknologi yang berdasarkan prinsip kuantum saat ini. Tentu saja, kuantum yang dimaksudkan di sini merujuk pada ketidakpastian Heisenberg, bukan seperti buku-buku popular kuantum seperti “quantum learning”, “quantum dakwah”, “quantum manajemen”, “quantum ESQ”, atau kuantum-kuantuman yang lain (walau dalam beberapa hal mungkin dapat dikait-kaitkan dengan mekanika kuantum dalam fisika).

Beberapa teknologi berdasarkan prinsip mekanika kuantum yang sudah dan sedang berkembang di antaranya adalah teleportasi, komputasi, dan kriptografi. Nah, yang terakhir ini, mainannya para hacker mungkin dalam waktu dekat ini akan menjadi lumbung uang teknologi berbasis mekanika kuantum.

BBC News, pada 9 Oktober 2008, menurunkan artikel ‘Unbreakable’ encryption unveiled yang membahas tentang enskripsi berdasarkan mekanika kuantum yang sudah dalam tahap final.

Ikhtisar berita:

  • Prinsip ketidakpastian Heisenberg: tidak mungkin mengukur sebuah sistem kuantum tanpa gangguan sistem tersebut. Prinsip enskripsi kuantum: seseorang dapat saja masuk ke dalam sebuah jalur komunikasi antara dua users, namun untuk mengintip pembicaraan dia akan menimbulkan gangguan yang dapat dilacak oleh sistem.
  • Aplikasi: menggunakan foton sebagai pengantar informasi (saya tidak begitu paham ini, apakah dalam enskripsi tradisional memakai elektron dalam kabel data?). Dari foton ini kemudian dibuat kunci enskripsi (ini saya juga kurang paham mekanismenya).
  • Sejauh ini, tidak ada cara untuk meng-crack kunci tersebut, kecuali nanya langsung ke si pemilik kunci.
  • Enskripsi kuantum membutuhkan komputer dan jaringan yang tangguh.
  • Demonstrasi terakhir dilakukan di Vienna berlangsung sukses, selanjutnya akan dilakukan uji coba untuk menguji ketahanan sistem yang memakai enskripsi ini. Industri bank dan asuransi diyakini tertarik untuk menggunakan teknologi tersebut.

Author: febdian RUSYDI

a physicists, a faculty, a blogger.

Leave a Reply