Tiga Isu Pagi Ini

Dua puluh menit menjelang kuliah Listrik dan Magnet yang saya asuh, saya sempatkan menulis posting ini. Ada tiga isu global yang kebetulan saya ikuti dan ketiga-tiganya sama-sama memberikan hasil pada hari yang sama, yaitu Rabu 5 November 2008 (waktu Indonesia).

Isu pertama jelas adalah menangnya Barrak Obama dalam pemilihan umum Amerika Serikat yang diklaim sebagai yang terbesar (dari sisi partisipan pemilih dan biaya). Saya mengikuti kampanye Obama sejak dua tahun silam, walau tidak mengkliping beritanya. Pada awal-awal pencalonan dirinya, ada juga kejadian di mana Keith Elison, seorang african-america, menjadi muslim pertama  terpilih sebagai anggota kongres di Amerika Serikat. Saat itu saya sering tertukar antara Obama dan Elison.Menurut berita BBC yang diturunkan 5 November 2008 (dan masih diperbarui sampai pagi ini saya baca) kemenangan Obama adalah kemenangan dunia, dirayakan nyaris di seantero dunia kecuali Israel (Berita Utama Jawapos, 6 November 2008, “Barack Obama, Presiden Untuk Semua“), haha :D. Ini mungkin salah satu tanda betapa kebanyakan orang di Bumi ini sudah muak dengan Bush. Yang jelas, semua orang berharap, termasuk saya, terjadi perubahan positif untuk dunia kita ini.

Isu kedua adalah resminya pelarangan perkawinan sejenis di Negara Bagian California — yang dikenal sebagai “Preposition 8”.

Isu ketiga adalah satelit PAMELA mengklaim telah menemukan sisa-sisa proses anihilasi dark matter dalam sinar kosmik berenergi tinggi. Berita ini ada di physicstoday.com.

Sudah saatnya bersiap-siap mengajar, nanti kita lanjutkan 😉

Author: febdian RUSYDI

a physicists, a faculty, a blogger.

13 thoughts on “Tiga Isu Pagi Ini”

  1. Uda Bubuy,

    Terlepas dari isi posting ini, perkuliahan Listrik dan Magnet mengingatkan akan seorang pemuda gagah yg dengan pasrah menunjukkan secarik cheat-sheet sambil merintih, “Thermooo”

  2. Bung Asmaf minta materi kuliah yang mana?

    Kalau tidak salah, ada jaringan (entah apa alamat situsnya) yang berbagi slide kuliah para dosen perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

  3. Kalau boleh semua materi yang Pernah Mas Febdian sampaikan di kuliah. (banyak kali yach).
    Penyampaian dan runutan Mas Febdian dalam menjelaskan sebuah materi yang pernah saya baca di website ini (misalnya mengenai Arus Bolak-Balik) sangat bagus dan mudah difahami.
    Jadi selain saya mencari slide kuliah para dosen perguruan tinggi di seluruh Indonesia, saya juga bisa mempelajarinya dari Mas Febdian, he..he..
    Ditunggu Mas ya…

  4. Kalau boleh semua materi yang pernah Mas Febdian sampaikan di kuliah.. (banyak kali yach).
    Runutan pembahasan dan penjelasan sebuah materi dari Mas Febdian (misalnya: tentang arus bolak-balik) sangat enak saya baca dan mencerahkan pemahaman saya.
    Jadi, selain saya mencari slide kuliah para dosen perguruan tinggi di seluruh Indonesia, yang tentunya belum termasuk di dalamnya Mas Febdian, Saya juga bisa mempelajarinya dari Mas Febdian. he.. he.. Ditunggu Mas ya…

  5. Kalau bisa semua materi yang pernah diberikan Mas Febdian terutama mengenai Listrik dan Magnet.
    Ditunggu Mas ya…(maksa)

  6. Haha… siap bung asmaf! Segera saya upload sesuai request.

    Hanya saja mohon maaf, karena laptop saya sedang diopname, maka saya belum dapat melakukannya sekarang. Katanya sih, sembuh sebelum Jumat ini.

  7. Maaf Mas, komentarnya sampai tiga kali berturut-turut. Waktu itu, setelah komentar saya submit, di layar tidak muncul juga. mungkin komputernya atau jaringannya ada yang tidak berfungsi dengan baik atau juga saya salah memindahkan kata-kata kuncinya. Karena, khawatir komentar saya tidak masuk ke site ini. Jadi, saya buat terus sampai tiga kali dgn kalimat yang berbeda-beda nmn inti sama. Dan yang ketiganya pun tetap tidak muncul juga waktu itu. Akhirnya, saya meninggalkan komputer yang saya gunakan dengan perasaan agak kecewa.
    Sekarang Alhamdulillah, ternyata tiga komentar saya masuk semua. Satu sama lainnya saling menguatkan sehingga ‘memaksa’ Mas Febdian untuk meng’upload’ materi. he.. he… (ada hikmahnya…).
    Sekali lagi, ditunggu Mas ya.. dan Jazakallahu Khair.

  8. Haha… gpp Bung Asmaf. Setting wordpress yang saya pakai mengharuskan saya untuk memoderasi setiap komentar dari comentator baru. Jadi, itu mungkin yang membuat Bung Asmaf menunggu. Kalau Bung sudah pernah memberi komentar, maka komentar berikutnya tidak perlu dimoderasi asal alamat emailnya sama.

  9. Assalamualaikum…..
    Wah… ternyata site ini masih ada yach, alhamdulillah, dah lama gak buka site ini gara-gara pas buka selalu yang muncul foto pas nikah,akhirnya males buka lagi karena ngerasa gak pernah di-update. Ternyata pas iseng malah ketemu ama yang baru.
    Bang Feb masih inget ??? y kalo gak inget wajarlah. dah lama gak “ngikut” kabarnya Bnag Feb.
    O iya Bang, boleh nanya gak???
    Saya sekarang sedang konsen di geofisika (gak tahu kenapa, yang pasti saya merasa comfort and senang aja di geofisika) dan rencananya mau ngambil skripsi tentang geofisika masalah deteksi panas bumi pake resistivitas, tapi cuma sebatas pemodelan dengan media pasir. Menurut pendapat Bang Feb, gimana dengan topik ini ? soale dosen pembimbing saya masih meragukan, dan menyuruh saya untuk mengkaji ulang.
    Wassalam

  10. Terima kasih, Tri… iya, saya masih ingat. Setahun terakhir saya punya kendala serius: belum mampu membagi waktu dengan baik terkait pekerjaan baru saya ini. Tapi, sekarang saya coba menata, tak mengapa pelan tapi yang penting pasti hehehe.

    Geofisika tetap menjadi isu yang menarik… Bagaimana tidak, kita mampu (walau errornya besar) menghitung kapan Matahari akan meledak, bahkan menghitung kapan Alam Semesta akan hancur… tapi sampai sekarang belum mampu memprediksi kapan gempa berikutnya akan terjadi — apa lagi meramalkan di mana dan berapa besar kekuatannya. That fact ashamed for us.

    Panas dari Bumi yang hendak Tri teliti itu apakah panas dari inti Bumi? Ataukah panas dari Matahari yang dipantulkan balik oleh Bumi? Sejauh ini, referensi apa saja yang sudah dibaca?

  11. Wah…. untuk saat ini saya masih di tahap Geo-nya Bang, belum nyampek ke meteorologi ama astronomi-nya, jadi yang di’utek-utek’ ya berkisar pelapisan dan kandungan dalam tanah.
    Soal gempa, memang hingga saat ii belum ada metode pengukuran yang paling efektif untuk gempa, saya juga belum pernah baca artikel tentang pendeteksian gempa. Gak tahu juga kenapa para ahli belum nemuin gimana caranya nentuin, mungkin karena faktor penyebab gempa itu banyak dan merupakan suatu faktor yang “spontan”, makanya sulit untuk dideteksi dan dipastikan keberadaannya.
    Rencananya panas bumi yang mau dimodelkan adalah panas bumi dari inti bumi, yang kebanyakan digunakan sebagai pembangkit listrik.
    Sejauh ini belum banyak referensi yang saya baca, soalnya sedikit sekali referensi tentang topik ini.
    Parahnya lagi, kemarin pagi, judul saya yang ini secara resmi ditolak oleh dosen pembimbing I saya. Dan saya dikasih pilihan antara “pemodelan subdiksi (subduction)” dan “Perbandingan pengukuran resistivitas berbagai konfigurasi untuk mengetahui perlapisan tanah”.
    Terima kasih atas tanggapan Bang Feb, Kapan-kapan kalo saya butuh bantuan, boleh tanya lagi kan ??????

Leave a Reply