Archive for 2009

Dec 26

Cahaya, Makhluk Takberumur

Ada satu benda di dunia ini, yang sudah ada semenjak alam semesta lahir, tapi tidak berumur. Itulah foton, atau partikel cahaya. Bagaimana mungkin? Mari kita telaah dengan teori relativitas khusus Einstein.

Begitu mendengar teori relativitas khusus, ingatan kita spontan menuju konstanta kecepatan cahaya, kecepatan tercepat yang ada di jagad raya ini. Relativitas khusus mengatakan bahwa ruang dan waktu, yang oleh Newtonian dianggap terpisah dan bernilai absolut, menyesuaikan diri mereka demi menjaga konstanitas kecepatan cahaya yang bernilai 3 × 108 meter/detik tersebut. Dengan kata lain, dimensi waktu akan melambat atau mencepat dan dimensi ruang akan memanjang atau memendek, sehingga kecepatan foton selalu bernilai sama.

Konsep ini disimpulkan dengan satu kalimat: “benda bergerak akan merasakan waktu melambat dan ruang memendek.” Konsep ini tidaklah sederhana, saat Einstein mempostulatkannya pada tahun 1905, butuh puluhan tahun bagi para fisikawan untuk benar-benar bisa mengerti teori tersebut.

Artikel ini membahas tiga hal: konsep dilatasi waktu dan kontraksi panjang, umur cahaya, dan kapan cahaya dilahirkan.

Sekarang mari kita ulangi percobaan fantasi yang pernah Einstein lakukan untuk memahami bagaimana waktu melambat dan ruang memendek.

( Read more )

3 comments
Dec 26

Kilasan Peristiwa Sains 2009

Berikut adalah terjemahan bebas dari berita BBC News – Science news highlights of 2009. Sila dinikmati, atau dikoreksi jika ada terjemahan yang kurang tepat. Buat yang ulang tahun sekarang, anggaplah ini kado dongeng akhir tahun!

* * * * * *

Tahun inilah kita mempelajari proses tabrakan spektakuler di dimensi ruang, dan ilmuwan yang sedang bekerja di bidang eksperimen terbesar di dunia ini puas dengan proses tabrakan tersebut dengan berbagai macam alasan.

Ada gelombang kejut juga di Copenhagen ketika konferensi gagal mencapai kesepakatan atas isu perubahan iklm, pertemuan itu harus terganjal oleh kekuatan-kekuatan utama termasuk Amerika Serikat dan Cina.

Repoter sains BBC Paul Rincon mengulas apa-apa yang telah terjadi tahun ini di dunia sains dan lingkungan.

( Read more )

1 comment
Dec 07

Kuliah Fisika Modern 2009/2010

Berikut adalah catatan kuliah dan slide presentasi kuliah FID201 Fisika Modern di Departemen Fisika, Universitas Airlangga, untuk semester ganjil 2009/2010. Secara garis besar materi sama dengan untuk semester genap 2008/2009. Kurikulum FID201 secara garis besar dibagi atas relativitas khusus dan mekanika kuantum.

———————————————-

Update materi untuk diunduh

  • 7 December
    • [presentasi kuliah] The Schroedinger Equation in Spherical Coordinate (Revision)
    • [presentasi kuliah] Hydrogen Atom
  • 4 December
    • [presentasi kuliah] The Schroedinger Equation in Spherical Coordinate
    • Problem Set 3: Schrodinger equation in 3D and Atom Hydrogen
  • 2 December
    • [catatan kuliah bab 5] Teori Atom Pra-Mekanika Kuantum: perkembangan teori atom, model atom oleh Dalton, Thompson, Rutherford, dan Bohr
    • [catatan kuliah bab 6] Atom Hidrogen: model atom hidrogen oleh mekanika kuantum
  • 1 December
    • [presentasi kuliah] The infinite square well potential — the famous example of Schroedinger equation application ( Read more )
41 comments
Nov 15

Kuliah Umum pada Acara Kuis Fisika SMA 2009

Saya diminta untuk memberikan kuliah umum kepada para peserta Kuis Fisika 2009. Kuis Fisika adalah acara tahunan yang digelar oleh Himafi Unair, diiukit oleh siswa SMP dan SMA. Acara ini terdiri dari tiga babak, penyisihan, semi-final, dan final.

Saya coba memberikan materi yang ringan, dengan tujuan menghibur dan menggugah mereka dengan fisika. Dengan segala keterbatasan, saya ambil topik Hukum Lorentz: bahwa partikel bermuatan yang bergerak dalam medan magnet akan mengalami gaya magnet,

\vec{F} = q\, (\vec{v} \times \vec{B})

dengan q adalah muatan (elektron bermuatan negatif), v adalah kecepatan partikel dan B adalah medan magnet. Perhatikan, kecepatan dan medan magnet adalah besaran vektor. Perkalian silang antara kedua besaran ini memberikan besaran vektor juga yang arahnya selalu tegak lurus terhadap v dan B (aturan tangan kanan).

( Read more )

3 comments
Nov 14

Pembahasan Listerik oleh (Mantan) Reporter

JP_091114_DahlanIskan_a

Tapi, mengapa memperbaikinya perlu waktu lebih dari satu bulan? Membuat kehebohan di Jakarta tidak segera reda? Mengapa orang Jakarta tidak sesabar orang-orang di luar Jawa yang listriknya sudah bertahun-tahun mati terus? Mengapa di luar Jawa tidak heboh? (Yang luar Jawa ini sebenarnya heboh juga. Tapi, karena letaknya jauh dari Jakarta, maka hebohnya tidak sampai ke telinga pusat kekuasaan. Seperti menguap ditelan gelombang laut Jawa).

(Dahlan Iskan dalam “Perbaikan Gardu Listrik nan Lama”, Jawa Pos 14 November 2009) – tulisan lengkap dapat Anda unduh di akhir artikel ini.

Haha… Setelah sekian lama saya membaca tulisan beliau, hari ini saya tidak tahan untuk tidak berkomentar. Lugas, cerdas, dan jenaka. Tiga kata itu cara saya menggambarkan beliau.

Tulisan tentang petaka pemadaman listrik di Jakarta ini seharusnya keluar dari salah satu karyawan PLN, atau dari seorang yang kerjanya tidak jauh dari PLN. Saya tidak tahu apakah sudah ada orang yang saya maksud menulis di koran atau di blog. Tapi, apa yang ditulis Bung Dahlan sangat layak diacungkan jempol.

( Read more )

comment?
Nov 09

Kuliah Listrik dan Magnet 2009

Update 9 November 2009 (klik more…)

  • Pertemuan ke-13, 10 November 2009: “Medan Listrik di dalam Bahan”
  • PR 6 untuk Kuiz 6, 17 November 2009

Update 2 Oktober 2009:

  • PR 4 untuk Kuiz 4, 8 Oktober 2009 (klik more…)

Update 26 September 2009:

  • Pertemuan ke-9, 6 Oktober 2009: “Konduktor” (materi tahun 2008)
  • Pertemuan ke-8, 1 Oktober 2009: “Kerja dan Energi dalam Elektrostatik”

Update 25 September 2009:

  • Pertemuan ke-7, 29 September 2009: “Ulas-ulang Medan listrik dan potensial listrik”.

( Read more )

11 comments
Nov 07

10 Alasan Saya Mencintai Ira (bagian 1)

ira_wedding2Seorang isteri adalah pakaian bagi suaminya, begitu juga sebaliknya. Seorang isteri menjadi penyempurna ibadah suaminya, begitu juga sebaliknya. Dalam kalimat, seorang isteri adalah subjek, seperti suaminya, bukan objek. Seorang isteri adalah pejuang bersama suaminya, meskipun dapat menjadi fitnah, yang tanpanya sang suami seperti pendekar tanpa jurus. Dan daftar ini dapat terus dilanjutkan untuk menggambarkan bagaimana kerennya para isteri.

Sebuah hadits menceritakan, seorang pemuda bertanya siapakah yang harus dihormatinya. “Ibumu,” jawab Rasulullah. “Siapa lagi ya Rasul,” “Ibumu.” “Siapa lagi ya Rasul,” “Ibumu”. “Siapa lagi ya Rasul,” “kemudian Bapakmu.” Rasulullah menjawab tiga kali untuk ibu dan kemudian baru bapak (dan itupun cuma satu kali). Ini bukan berarti si bapak punya tiga isteri sehingga si anak harus menghormati masing-masing ibunya baru bapaknya. Jumlah tiga menunjukkan betapa tingginya kedudukan sang ibu (isteri kita) daripada bapak (kita!)

Tulisan ini saya dedikasikan untuk Ira, isteri saya, sebagai bagian dari kado ulang tahunnya dan persiapan untuk kado ulang tahun pernikahan kami – inilah konsep “menjamak kado”. Ini adalah sebuah kompilasi perasaan dan pemikiran, sepuluh alasan kenapa Uda mencintaimu. Tentu saja masih banyak alasan lain, cuma biar judulnya keren, cukup dibatasi sampai 10 saja. Angka 10 kan identik dengan sempurna.

( Read more )

6 comments
Nov 02

Sudahkah Anda Mencoba MiKTeX 2.8?

Jika belum, cobalah. Jika sudah, gunakanlah seterusnya!

MiKTeX, dibaca Mik-Teh, karya Chrstian Schenk, adalah implementasi TeX di sistem operasi Windows – saudaranya adalah LaTeX yang bekerja di sistem operasi Unix. MikTeX

TeX sendiri adalah sistem penulisan karya Donald Knuth yang diniatkan untuk menulis buku terutama buku yang mengandung banyak persamaan matematika. Jadi, jika Anda mahasiswa fisika atau matematika atau kimia tapi menulis tugas akhir tidak menggunakan TeX, maka jangan sebut diri Anda mahasiswa fisika atau matematika atau kimia, hee hee hee.

Versi terbaru adalah MiKTeX 2.8 yang dirilis 1 September 2009 kemarin, saat kita masih khusyuk berpuasa. MiKTeX 2.8 mendukung sistem operasi Windows Vista dan Seven. Saya tidak tahu apa maksudnya, karena MiKTeX versi 2.4 pun masih tetap dapat bekerja di Vista saya. Mungkin baru terasa berbeda jika kita terlibat dalam pengembangannya, seperti membuat paket dan sejenisnya.

( Read more )

4 comments
Oct 28

Soempah Pemoeda Ketjoa

“sebuah catatan renungan untuk diri sendiri”

Soempah Pemoeda,

Pertama:
Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe,
tanah Indonesia;

Kedoe:
Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe,
bangsa Indonesia.

Ketiga:
Kami poetra dan poetri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean,
Bahasa Indonesia.

Itulah sumpah setia yang diikrarkan para pemuda-pemudi Indonesia pada 28 Oktober 1928 itu yang sekarang tentu sudah menjadi kakek-nenek kita. Nenek saya, dari pihak ibu, pernah menceritakan hingar-bingar di tahun itu. Beliau berusia kurang dari 10 tahun saat itu (kelahiran 1920-an). Jadi ini cerita dari seorang anak kecil di zamannya kepada anak kecil di zaman 1980-an (saya!). Kesimpulan cerita: Heroik! Apalagi cocok dengan apa yang saya dapatkan di bangku sekolah.

Sumpah setia itu ditilik dari ikrar yang tertulis tidak dapat dipungkiri lagi kedahsyatannya. Pengakuan persamaan tanah ibu pertiwi dan bangsa serta penghormatan pada bahasa persatuan. Apa lagi sich yang kita butuhkan untuk meciptakan masyarakat madani selain persatuan tanah, bangsa, dan bahasa?

Kedahsyatan sumpah ini tentu seharusnya melahirkan aksi-aksi yang dahsyat, dalam artian positif. Seperti dahsyatnya Sumpah Palapa yang diikuti aksi-aksi dahsyat Patih Gadjah Mada. Dengan demikain, harusnya tidak akan pernah itu terjadi kerusuhan Ambon, Poso, Dayak, atau pertikaian tanah antara mamak dan kemenakan, tawuran antarsekolah, dan lebih besar lagi represif pemerintah dan aparat kepada rakyatnya sendiri. Kan para pelaku ini semua adalah pemuda (atau setidaknya pernah melewati masa muda), yang sudah mengikatkan diri pada tiga persatuan tadi.

Kalau masih belum jadi pemuda (baca: anak-anak), biarlah tawuran siked, tak mengapalah, hitung-hitung belajar memukul dan lari.

Remaja sudah dianggap pemuda belum, ya? Hehe

Okey, back to the topic.

Aksi dahsyat pemuda memang banyak, tidak dapat kita sangkal. Misalnya saja, sejarah mencatat tumbangnya pengaruh PKI oleh aksi pemuda 66, peringatan dini bobroknya Orde Baru oleh aksi angkatan 78, dan terakhir tentu yang masih segar adalah tumbangnya rezim Orde Baru oleh aksi angkatan 98.

Namun aksi dahsyat ini masih tersaingi dengan aksi-aksi yang tak kalah dahsyat dalam artian negatif. Kerusuhan kerap terjadi, tawuran apa lagi, dan represif rezim berkuasa menjadi bagian dari sejarah bangsa ini. Organisasi pemuda banyak menjadi tempat latihan calon-calon penguasa yang kemudian setelah berkuasa melanjutkan aksi represif kepada rakyat. Rakyat juga tidak kalah berpenyakitnya: budaya konsumtif, maksiat, dan manja!

Tentu akan ada pembelaan: ini bukanlah salah rakyat atau penguasa, namun sistem yang membuat mereka demikian! Jangan khawatir, ini juga tidak salah. Masukkan saja sekalian: penguasa salah, rakyat salah, dan sistem salah. Kalau masih ada kambing hitam lainnya, tambahkan saja ke dalam daftar terdakwa tadi. Hehe

Tapi masak sih, terlalu banyak terdakwa dalam kesalahan ini? Kalau dalam dunia manufaktur, yang namanya akar masalah (root cause) harusnya satu dan itu dapat kita cari dari grafik Pareto. Salah satu sifat akar masalah adalah, jika dia diselesaikan maka berdampak paling signifikan (secara positif) terhadap masalah-masalah lain.

Kira-kira, apa sih akar masalah kepemudaan kita?

( Read more )

1 comment
Oct 28

Kesaktian Kecoa

Artikel ini saya tulis karena keheranan saya dengan makhluk ini. Susah dibunuh, mati satu tumbuh seribu. Bahkan ada orang yang mendedikasikan hidupnya untuk mempelajari makhluk ini supaya dapat membasminya – pernah dulu disiarkan di Discovery Channel, saya lupa nama pakar ini. Yang jelas, si pakar mengakui bahwa pengetahuannya tentang makhluk ini yang dia dapat puluhan tahun tidak mampu benar-benar membasmi mereka. Mereka mungkin mati sekarang dalam jumlah ratusan dalam sebuah restoran, tapi yakinlah, mereka pasti akan kembali.

Ya, saya bicara tentang KECOA. Anda tahukan, makhluk apa ini? Kalau belum tahu, lihat gambar sebelah ini atau temukan berbagai macam dan pose kecoa di google!

( Read more )

7 comments