<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir</title>
	<atom:link href="http://diary.febdian.net/2009/06/19/pembangkit-listrik-tenaga-nuklir/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://diary.febdian.net/2009/06/19/pembangkit-listrik-tenaga-nuklir/</link>
	<description>catatan pinggir seorang dosen fisika</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jan 2012 10:42:07 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: novi abdi</title>
		<link>http://diary.febdian.net/2009/06/19/pembangkit-listrik-tenaga-nuklir/comment-page-1/#comment-26089</link>
		<dc:creator>novi abdi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 21:09:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diary.febdian.net/?p=407#comment-26089</guid>
		<description>Terimakasih tulisannya, Bung. Pencerahan banget.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terimakasih tulisannya, Bung. Pencerahan banget.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Febdian Rusydi</title>
		<link>http://diary.febdian.net/2009/06/19/pembangkit-listrik-tenaga-nuklir/comment-page-1/#comment-25953</link>
		<dc:creator>Febdian Rusydi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Sep 2011 01:50:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diary.febdian.net/?p=407#comment-25953</guid>
		<description>Pemikiran yang bagus, Bung!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pemikiran yang bagus, Bung!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kadek Fendy Sutrisna</title>
		<link>http://diary.febdian.net/2009/06/19/pembangkit-listrik-tenaga-nuklir/comment-page-1/#comment-25951</link>
		<dc:creator>Kadek Fendy Sutrisna</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Sep 2011 13:19:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diary.febdian.net/?p=407#comment-25951</guid>
		<description>Pembangkit listrik yang paling berpotensial dikembangkan saat ini di Indonesia memang masih PLTU Batubara, karena memang dari segi investasi paling murah, berdaya besar, dan cepat dalam pembangunannya.

Tapi karena sumber daya batubara itu ada batasnya, negara2 mulai mencari sumber energi lainnya yang bisa dipakai untuk dijadikan pembangkit listrik termasuk Indonesia didalamnya.

Memanfaatkan potensi lokal setiap daerah yang dimiliki (PLTA, Geothermal, PLTB, dan pembangkit tenaga surya) memang salah satu solusi yang ada saat ini buat Indonesia yang digadang2 memiliki sumber energi terbarukan yang berlimpah. 

Salah satu kunci sukses agar pembangunan pembangkit listrik jenis ini dapat cepat terwujud adalah pemerintah harus turun tangan langsung untuk mengatur perkembangan iklim investasi.

Indonesia tetap harus memiliki dan menguasai teknologi PLTN karena memang pembangkit jenis ini adalah satu-satunya solusi dari pembangkit listrik masa depan dunia yang berdaya besar dan ramah lingkungan.

PLTN dapat dianalogikan seperti teknologi pesawat terbang. Diawal diciptakannya pesawat terbang, teknologi ini memiliki resiko yang tinggi sebagai sarana transportasi. Namun seiring dengan berkembangnya teknologi ini, kita bisa menikmati pesawat terbang dengan sangat nyaman sekarang.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pembangkit listrik yang paling berpotensial dikembangkan saat ini di Indonesia memang masih PLTU Batubara, karena memang dari segi investasi paling murah, berdaya besar, dan cepat dalam pembangunannya.</p>
<p>Tapi karena sumber daya batubara itu ada batasnya, negara2 mulai mencari sumber energi lainnya yang bisa dipakai untuk dijadikan pembangkit listrik termasuk Indonesia didalamnya.</p>
<p>Memanfaatkan potensi lokal setiap daerah yang dimiliki (PLTA, Geothermal, PLTB, dan pembangkit tenaga surya) memang salah satu solusi yang ada saat ini buat Indonesia yang digadang2 memiliki sumber energi terbarukan yang berlimpah. </p>
<p>Salah satu kunci sukses agar pembangunan pembangkit listrik jenis ini dapat cepat terwujud adalah pemerintah harus turun tangan langsung untuk mengatur perkembangan iklim investasi.</p>
<p>Indonesia tetap harus memiliki dan menguasai teknologi PLTN karena memang pembangkit jenis ini adalah satu-satunya solusi dari pembangkit listrik masa depan dunia yang berdaya besar dan ramah lingkungan.</p>
<p>PLTN dapat dianalogikan seperti teknologi pesawat terbang. Diawal diciptakannya pesawat terbang, teknologi ini memiliki resiko yang tinggi sebagai sarana transportasi. Namun seiring dengan berkembangnya teknologi ini, kita bisa menikmati pesawat terbang dengan sangat nyaman sekarang.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fathichah hafsyah azhar</title>
		<link>http://diary.febdian.net/2009/06/19/pembangkit-listrik-tenaga-nuklir/comment-page-1/#comment-25845</link>
		<dc:creator>fathichah hafsyah azhar</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Mar 2011 11:58:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diary.febdian.net/?p=407#comment-25845</guid>
		<description>pertama, bagus nih artikelnya ..
sekedar berpendapat .. saya, pelajar SMA di kota bandung, memandang PLTN ini memang bagus, di adakan di indonesia, tapi apakah tidak berbahaya bagi masyarakat indonesianya sendiri? sedangkan dalam keadaan ekonomi indonesianya sendiri keadaanya belum stabil. jepang saja mengalami kebocoran nuklir.  dan mungkin resikonya lebih besar, sebenarnya kalo di lihat dari SDA yang ada, batu bara meamng sudah hampir habis, dan mesti di adakan SDA yang baru.. dan saya pikir, negara indonesia sendiri harus maju dari negara lain, tapi apakah tidak menimbulkan pro dan kontra terhadap negara&#039;&#039; lain dan terhadap masyarakat indonesia sendiri. makasih yaa...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pertama, bagus nih artikelnya ..<br />
sekedar berpendapat .. saya, pelajar SMA di kota bandung, memandang PLTN ini memang bagus, di adakan di indonesia, tapi apakah tidak berbahaya bagi masyarakat indonesianya sendiri? sedangkan dalam keadaan ekonomi indonesianya sendiri keadaanya belum stabil. jepang saja mengalami kebocoran nuklir.  dan mungkin resikonya lebih besar, sebenarnya kalo di lihat dari SDA yang ada, batu bara meamng sudah hampir habis, dan mesti di adakan SDA yang baru.. dan saya pikir, negara indonesia sendiri harus maju dari negara lain, tapi apakah tidak menimbulkan pro dan kontra terhadap negara&#8221; lain dan terhadap masyarakat indonesia sendiri. makasih yaa&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Subki</title>
		<link>http://diary.febdian.net/2009/06/19/pembangkit-listrik-tenaga-nuklir/comment-page-1/#comment-25704</link>
		<dc:creator>Subki</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Sep 2010 09:42:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diary.febdian.net/?p=407#comment-25704</guid>
		<description>Saya sangat setuju dengan PLTN.

Indonesia selalu ditakut-takuti oleh negara maju, dengan alasan belum siap SDM.
Padahal SDM nuklir dari Indonesia banyak bergentayangan di negara maju.

Atau juga ditakut-takuti oleh LSM &quot;berbau lingkungan&quot; yang notabene aksi-aksi mereka didanai pihak asing.

Saya tinggal di Lombok. Hampir setiap hari listrik mati. Alasan nya solar, mesin, dll.
Padahal masyarkat modern dimana saja di Indonesia ini 
SANGAT BUTUH energi listrik yang TIDAK MATI-MATI

Sampai kapan kita menakuti diri sendiri. 
Ada baiknya negara kita berkaca ke Iran, dalam hal keberanian mengelola Nuklir.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sangat setuju dengan PLTN.</p>
<p>Indonesia selalu ditakut-takuti oleh negara maju, dengan alasan belum siap SDM.<br />
Padahal SDM nuklir dari Indonesia banyak bergentayangan di negara maju.</p>
<p>Atau juga ditakut-takuti oleh LSM &#8220;berbau lingkungan&#8221; yang notabene aksi-aksi mereka didanai pihak asing.</p>
<p>Saya tinggal di Lombok. Hampir setiap hari listrik mati. Alasan nya solar, mesin, dll.<br />
Padahal masyarkat modern dimana saja di Indonesia ini<br />
SANGAT BUTUH energi listrik yang TIDAK MATI-MATI</p>
<p>Sampai kapan kita menakuti diri sendiri.<br />
Ada baiknya negara kita berkaca ke Iran, dalam hal keberanian mengelola Nuklir.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

