<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Cahaya, Makhluk Takberumur</title>
	<atom:link href="http://diary.febdian.net/2009/12/26/cahaya-makhluk-takberumur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://diary.febdian.net/2009/12/26/cahaya-makhluk-takberumur/</link>
	<description>catatan pinggir seorang dosen fisika</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jan 2012 10:42:07 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Febdian Rusydi</title>
		<link>http://diary.febdian.net/2009/12/26/cahaya-makhluk-takberumur/comment-page-1/#comment-25903</link>
		<dc:creator>Febdian Rusydi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Jul 2011 23:08:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diary.febdian.net/2009/12/26/cahaya-makhluk-takberumur/#comment-25903</guid>
		<description>Maaf Mas Bayhaqi... saya rada kerepotan akhir-akhir ini hinggai telat merespons. Beri saya waktu untuk menelaah materi yang Mas Bayhaqi berikan :-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf Mas Bayhaqi&#8230; saya rada kerepotan akhir-akhir ini hinggai telat merespons. Beri saya waktu untuk menelaah materi yang Mas Bayhaqi berikan <img src='http://diary.febdian.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bayhaqi</title>
		<link>http://diary.febdian.net/2009/12/26/cahaya-makhluk-takberumur/comment-page-1/#comment-25902</link>
		<dc:creator>Bayhaqi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Jul 2011 17:29:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diary.febdian.net/2009/12/26/cahaya-makhluk-takberumur/#comment-25902</guid>
		<description>Asslamualaikum..
1. Untuk mas Febdian, mohoon penjelasan untuk kalimat sampean.. 
&quot;Sepanjang perjalanannya, cahaya ini harus bertemu dengan isi Alam Semesta yang lain berupa materi-materi, energi, dan bahkan cahaya lain yang berasal dari bintang baru atau emisi partikel bermuatan.&quot;
Apa yg sampean maksud dg &#039;alam semesta lain&#039;..?
2. Untuk mas Augi JD, dalam kalimat... 
&quot;Perubahan peta langit baru berubah satu hari saja, mengingat 1 hari bagi Allah penguasa Alam Semesta 1000 tahun.
-Apa hubungan antara peta langit dengan waktu kok bisa berubah...?
-Saya mohon.. dalam menukil suatu ayat Quran.. dipahami betul dulu, kalimat diatas menunjukkan bhw Allah punya/terpeengaruh waktu, itu tdk benar, krn berarti Allah bisa berumur tua dan mati. Sayangnya anda tdk menyertakan ayatnya. Tapi jika maksud anda adalah QS32:5 dan QS70:4 maka anda kurang memahami kalimat dari kedua ayat itu.
Yang dimaksud dlm QS32:5 disini adlh waktu bagi/punya &quot;Urusan/Amr&quot; yg bergerak naik kpd Allah. Sedang QS70:4 adalh waktu bergeraknya &quot;Malaikat dan Ruh (yg ditafsirka sbg Jibril)&quot; menuju Allah. Bukan waktu yg mempengaruhi Allah.
Mengapa... 
Karena waktu adalah MAKHLUK.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Asslamualaikum..<br />
1. Untuk mas Febdian, mohoon penjelasan untuk kalimat sampean..<br />
&#8220;Sepanjang perjalanannya, cahaya ini harus bertemu dengan isi Alam Semesta yang lain berupa materi-materi, energi, dan bahkan cahaya lain yang berasal dari bintang baru atau emisi partikel bermuatan.&#8221;<br />
Apa yg sampean maksud dg &#8216;alam semesta lain&#8217;..?<br />
2. Untuk mas Augi JD, dalam kalimat&#8230;<br />
&#8220;Perubahan peta langit baru berubah satu hari saja, mengingat 1 hari bagi Allah penguasa Alam Semesta 1000 tahun.<br />
-Apa hubungan antara peta langit dengan waktu kok bisa berubah&#8230;?<br />
-Saya mohon.. dalam menukil suatu ayat Quran.. dipahami betul dulu, kalimat diatas menunjukkan bhw Allah punya/terpeengaruh waktu, itu tdk benar, krn berarti Allah bisa berumur tua dan mati. Sayangnya anda tdk menyertakan ayatnya. Tapi jika maksud anda adalah QS32:5 dan QS70:4 maka anda kurang memahami kalimat dari kedua ayat itu.<br />
Yang dimaksud dlm QS32:5 disini adlh waktu bagi/punya &#8220;Urusan/Amr&#8221; yg bergerak naik kpd Allah. Sedang QS70:4 adalh waktu bergeraknya &#8220;Malaikat dan Ruh (yg ditafsirka sbg Jibril)&#8221; menuju Allah. Bukan waktu yg mempengaruhi Allah.<br />
Mengapa&#8230;<br />
Karena waktu adalah MAKHLUK.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: AUGI JD</title>
		<link>http://diary.febdian.net/2009/12/26/cahaya-makhluk-takberumur/comment-page-1/#comment-25450</link>
		<dc:creator>AUGI JD</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Dec 2009 00:31:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diary.febdian.net/2009/12/26/cahaya-makhluk-takberumur/#comment-25450</guid>
		<description>Asslm.Wr.Wb.
Abad 20 dikenal jam Foton, Foton clock.
tahun 1970 dikenal magnetik clock computer
Tahun 1940 mulai dipelajari vibrasi material, Quartz clock...
Tahun 1938 dikenal mekanik clock computer
...

Abad 10 dikenal jam Air, water clock.

Air tidak diciptakan oleh bumi yang panas, air berasal dari komet yang melintasi orbit bumi jauh, membentuk orbit elips terjauh dan dingin sehingga membeku dan menabrak bumi jutaan tahun yang lalu, lalu membuat uap air dibumi. Dengan banyaknya komet yang datang membawa air, bumi yang panas mulai dipenuhi uap air. Lalu berubah menjadi mega, hujan besar menimbulkan air, mendinginkan bumi dan membentuk lautan dan siklus hujan ke pegunungan. [NASA}

Berapa biaya yang dibutuhkan untuk menciptakan molekul air dari strum listrik hidrogen dan oksigen. H2 tersedia di angkasa, matahari yang panas dan inti bumi yang panas. Bagaimana dengan Oksigen ?

Terkumpulnya mega-mega berion listrik lalu bertabrakan menciptakan petir, petir ini merupakan pulsa yang menghasilkan 0zone O3. Ozon ini menjadi salah satu dari 7 langit bumi yang melindungi dari radiasi matahari dan benda langit lainya.

http://www.journalarchive.jst.go.jp/english/jnlabstract_en.php?cdjournal=bcsj1926&amp;cdvol=35&amp;noissue=4&amp;startpage=627

Nah kembali ke jam air. Kita kembali ke abad 10, saat peradaban muslim mencapai peneropongan bintang sepanjang khatulistiwa. Di India, Iran, Irak, Turki, Cordoba. Pencatatan peta langit telah dilakukan selama 10 generasi, 700 tahun.

Perubahan peta langit baru berubah satu hari saja, mengingat 1 hari bagi Allah penguasa Alam Semesta 1000 tahun.

Mengutip firman Allah SWT
&quot; Surga yang mengalir air sungai dibawahnya.&quot;

Surat 91 .Asy Syam (Matahari)
http://www.dudung.net/quran-online/indonesia/91 

Wallahu Alam B.
Wass.Wr.Wb.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Asslm.Wr.Wb.<br />
Abad 20 dikenal jam Foton, Foton clock.<br />
tahun 1970 dikenal magnetik clock computer<br />
Tahun 1940 mulai dipelajari vibrasi material, Quartz clock&#8230;<br />
Tahun 1938 dikenal mekanik clock computer<br />
&#8230;</p>
<p>Abad 10 dikenal jam Air, water clock.</p>
<p>Air tidak diciptakan oleh bumi yang panas, air berasal dari komet yang melintasi orbit bumi jauh, membentuk orbit elips terjauh dan dingin sehingga membeku dan menabrak bumi jutaan tahun yang lalu, lalu membuat uap air dibumi. Dengan banyaknya komet yang datang membawa air, bumi yang panas mulai dipenuhi uap air. Lalu berubah menjadi mega, hujan besar menimbulkan air, mendinginkan bumi dan membentuk lautan dan siklus hujan ke pegunungan. [NASA}</p>
<p>Berapa biaya yang dibutuhkan untuk menciptakan molekul air dari strum listrik hidrogen dan oksigen. H2 tersedia di angkasa, matahari yang panas dan inti bumi yang panas. Bagaimana dengan Oksigen ?</p>
<p>Terkumpulnya mega-mega berion listrik lalu bertabrakan menciptakan petir, petir ini merupakan pulsa yang menghasilkan 0zone O3. Ozon ini menjadi salah satu dari 7 langit bumi yang melindungi dari radiasi matahari dan benda langit lainya.</p>
<p><a href="http://www.journalarchive.jst.go.jp/english/jnlabstract_en.php?cdjournal=bcsj1926&#038;cdvol=35&#038;noissue=4&#038;startpage=627" rel="nofollow">http://www.journalarchive.jst.go.jp/english/jnlabstract_en.php?cdjournal=bcsj1926&#038;cdvol=35&#038;noissue=4&#038;startpage=627</a></p>
<p>Nah kembali ke jam air. Kita kembali ke abad 10, saat peradaban muslim mencapai peneropongan bintang sepanjang khatulistiwa. Di India, Iran, Irak, Turki, Cordoba. Pencatatan peta langit telah dilakukan selama 10 generasi, 700 tahun.</p>
<p>Perubahan peta langit baru berubah satu hari saja, mengingat 1 hari bagi Allah penguasa Alam Semesta 1000 tahun.</p>
<p>Mengutip firman Allah SWT<br />
&#8221; Surga yang mengalir air sungai dibawahnya.&#8221;</p>
<p>Surat 91 .Asy Syam (Matahari)<br />
<a href="http://www.dudung.net/quran-online/indonesia/91" rel="nofollow">http://www.dudung.net/quran-online/indonesia/91</a> </p>
<p>Wallahu Alam B.<br />
Wass.Wr.Wb.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

