Terima Kasih CCD-nya, Williard Boyle (1924-2011)

Semalam, dari twitter yang saya akses dari pidgin, IOP memberi kabar bahwa Williard Boyle meninggal dunia dalam usia 86 tahun.

Williard Boyle adalah nobelis fisika tahun 2009. Beliau berbagi penghargaan bergengsi ini dengan fisikawan George Smith, masing-masing mendapat seperempat. Berdua mereka menghasilkan piranti charge-couple device (CCD) yang sekarang sering kita jumpai pada kamera. Setengah hadiah diberikan kepada Charles Kao yang karyanya menjadi piranti paling krusial dalam dunia informasi sekarang, serat optik.

Saya pernah menulis tentang CCD ini, atau disebut juga dengan “mata elektronik” dan berita Nobel Fisika 2009.

(Berikut adalah terjemahan lepas artikel dari IOP tentang biografi singkat Williard Boyle.)

Boyle dan Smith bekerja di Bell Laboratories, New Jersey, saat mereka membuat inovasi CCD pada tahun 1969. Boyle saat itu adalah direktur lab pengembangan (development lab) dan merupakan atasan Smith. Smith sendiri adalah kepala departemen.

Boyle lahir di Amherst, Nova Scotia, pada tanggal 19 Agustus 1924. Keluarganya kemudian pindah ke daerah terpencil di Quebec. Boyle mengenyam pendidikan di rumah (home-schooled) sampai usia 14 tahun. Setelah menyelesaikan kewajibannya di Royal Canadian Navy di masa Perang Dunia kedua, dia melanjutkan sekolah ke McGill University dan mendapatkan PhD di bidang Fisika pada tahun 1950. Boyle bergabung dengan Bell Labs pada tahun 1953, di sana dia berkarir sampai masa pensiunnya datang pada tahun 1979 dan kembali ke kampungnya di Nova Scotia.

Seperti kebanyakan peraih Nobel lainnya, penghargaan tersebut baru datang sekian lama setelah penemuannya. Ini disesalinya sebagaimana disampaikan oleh teman baiknya dan juga seorang konselor lokal di Nova Scotia, Ron MacNutt, kepada Canadian Broadcasting Corporation kemarin bahwa “Boyle sedikit menyesal bahwa penghargaan tersebut datang sedikit terlambat sehingga dia tidak punya waktu banyak untuk memanfaatkan hadiah itu, seperti berbicara kepada anak-anak di sekolah”. Andai saja penghargaan itu datang lebih cepat, MacNutt menambahkab, Boyle mungkin saja sudah dapat mempengaruhi orang lebih banyak dalam hidupnya.

Penemuan CCD telah merevolusi dunia fotografi karena piranti ini dapat mengubah gambar langsung ke dalam bentuk data digital, alih-alih memerlukan film seperti pada kamera konvensional. CCD pernah menjadi dasar dari semua kamera digital, sebelum akhirnya digantikan oleh sensor CMOS untuk aplikasi yang lebih murah seperti selpon dan sejumlah kamera digital. CCD juga dipakai secara luas di dunia astronomi, misalnya Hubble Space Telescope, kamera CCD dipasang pada wahana, termasuk dalam Wide Field Camera yang baru-baru ini telah diperbarui teknologinya.

Sebuah kamera CCD berisi jutaan sel yang sensitif terhadap cahaya yang disusun dalam barisan kolom dan lajur membentuk sebuah matriks. Cahaya yang datang diubah menjadi arus listerik, terima kasih kepada efek fotolisterik, dan disimpan di dalam sebuah kapasitor.  Jumlah arus listerik yang tersimpan dalam kapasitor berbanding lurus dengan intensitas cahaya. Arus ini kemudian dipindahkan ke ujung matrik CCD untuk dibaca, kemudian dikonstruksi ulang menjadi sebuah gambar.

Pemerintah Kanada memberi penghargaan “Companion of the Order of Canada” kepada Boyle pada tahun 2010 dan menerima sejumlah penghargaan atas karya CCD tersebut – termasuk salah satunya penghargaan IEEE Morris N Liebmann Memorial, yang mana dia berbagi juga dengan Smitih. Dia meninggalkan seorang isteri, Betty, dan tiga orang anak.

Author: febdian RUSYDI

a physicists, a faculty, a blogger.

Leave a Reply