Mana fisikamu?

Pertanyaan tersebut kembali terulang saat saya menjadi penguji sidang proposal tugas akhir di Departemen Fisika, Universitas Airlangga, Desember 2015 ini.

Bagi mereka yang ikut menonton sidang-sidang yang saya yang menjadi pengujinya mungkin akan mengingat bahwa itu adalah pertanyaan pertama saya.

Proposal-proposal tugas akhir yang disajikan kepada saya oleh para mahasiswa fisika tersebut sama sekali tidak menghadirkan prinsip, atau hukum, atau teori apa dari fisika yang akan mereka gunakan untuk melakukan penelitian.

Mereka adalah para mahasiswa fisika yang berbicara dengan lidah non-fisika. Padahal paling tidak tiga tahun lamanya mereka dilatih berbicara dengan lidah fisika sebelum membuat proposal tugas akhir.

Universitas adalah tempat kita menempa diri untuk memiliki perangai ilmiah. Dan mereka-mereka ini adalah calon-calon sarjana yang akan mengalami krisis identitas keilmiahan.

Persis seperti yang diulas di blog physicsworld.com kemarin: solving your scientific identity crisis.

Pada era modern ini, memang sulit melihat batas antara fisikawan, kimiawan, biologis, kosmologis, matematikawan, astronom, insinyur, bahkan dengan filsuf.

Contoh terkini adalah Eric Betzig, Stefan Hell, dan William Moerner. Mereka adalah para fisikawan yang memenangkan Nobel Kimia 2014 karena mengembangkan teknik mikroskopi yang digunakan di dunia medis.

Apakah Betzig, Hell dan Moerner masih seorang fisikawan? Ataukah mereka kimiawan? Ataukah biologis? Insinyur? Atau jangan-jangan mereka adalah pakar medis!

Meskipun tulisan di blog tersebut mengupas tentang krisis identitas para ilmuwan sesungguhnya, bukan para calon ilmuwan atau mahasiswa, tulisan ini tetap relevan bagi para mahasiswa.

Para staf di PhysicsWorld.Org kemudian membuat sebuah diagram untuk menyortir kita masuk ilmuwan apa. Diagram tersebut adalah sebagai berikut.

Wahai para mahasiswa di departemen Fisika Unair, gunakan diagram itu untuk meluruskan peta-pikiran di otakmu supaya semua dari kalian masuk kategori (calon) fisikawan!

Author: febdian RUSYDI

a physicists, a faculty, a blogger.

Leave a Reply