Engkau memang jancuk dan aku lala kepadamu

Saya, Ira, dan Mbah Tejo di acara Himafi Inspiration Talk Show, Ruang Kahuripan 300, Gedung Rektorat, Universitas Airlangga.

Hari ini Himafi Unair membuat hari saya luar biasa. Bagaimana tidak. Mereka telah mewujudkan keinginan saya 19 tahun yang lalu: menyaksikan langsung ceramah Sujiwo Tedjo. Tidak tanggung-tanggung, tidak hanya menyaksikan, tapi saya dan istri duduk di kursi VVIP!

Mereka mengundang Sujiwo Tejo, sang budayawan separuh baya yang karya dan perangainya bahkan memukau kid zaman now. Penampilan Mbah Tejo tidak istimewa. Bagaimana bisa istimewa, nilai performanya sudah 10 per 10! Setiap tampil, beliau selalu istimewa. Karena selalu istimewa, membuat penampilan beliau jadi biasa saja.

Pertama kali saya tahu beliau saat melihat album kasetnya dipajang di Tokema ITB (saat itu masih di SC Timur), tahun 1998. Tahun itu tahun reformasi, tahun yang membuka mata saya tentang banyak hal. Saya beli kasetnya di Tokema ITB. Saya beli, saya dengar, dan saya langsung letakkan dia menjadi salah satu seniman idola saya. Semua lagunya bagus, meskipun saya tidak mengerti bahasa Jawa tapi tetap dapat menggetarkan perasaan. Tapi, lagu yang paling berkesan bagi saya pada albun itu adalah “Anyam Anyaman Nyaman”. Lagu yang menggelitik telinga…

Tapi, hari ini Mbah Tejo telah membuka mata kami. Dia gugah perasaan kami bahwa budaya itu telah membuat manusia beradab dan berteknologi. Budaya itu yang membedakan manusia dengan kodok yang cuma punya naluri. Tapi, naluri pada manusia menjadikan mereka berseni. Dan, Mbah Tejo demonstrasikan lewat musik bagaimana seni dan sains adalah satu, dan yang menyatukan mereka adalah sebuah bahasa universal yang bernama matematika.

Mbah Tejo, terima kasih telah sudi datang ke acara mahasiswa saya. Semoga engkau selalu sehat, kuat, dan hatimu selalu bersih sehingga inspirasi Allah ke otakmu dapat engkau olah menjadi ilmu untuk kami.

Mbah, engkau memang jancuk dan aku lala kepadamu!

Update (6:24 pm)

Mbah Tejo mengucapkan terima kasih untuk acara HI Talk Show lewat akun twitternya.

Author: febdian RUSYDI

a physicists, a faculty, a blogger.

One thought on “Engkau memang jancuk dan aku lala kepadamu”

Leave a Reply