Categories
Coret-moret

Spell Checker Bahasa Indonesia untuk Office 2007

Salah ketik, atau typo error, atau misspelling, adalah musuh laten bagi kita semua. Terutama saat kita harus menulis laporan resmi, entah itu untuk tugas akhir atau proyek penerjemahan. Komputer yang seharusnya dapat membantu kita untuk mengecek kesalahan ternyata malah sering menjadi bagian dari masalah itu sendiri. Sialnya lagi, tidak banyak orang Indonesia yang begitu peduli mengenai tata krama ejaan yang disempurnakan, apa lagi sampai memikirkan sebuah program spell-checker yang gratis.

Seingat saya dulu, Elex Media Komputindo pernah menjual program pengecek ejaan kata untuk Microsoft Office. Tapi, entah bagaimana perkembangannya. Saat Open Office 2.0 muncul, ada yang mengembangkan daftar kata Bahasa Indonesia secara gratis. Saya sangat menyukainya dan menjadi salah satu alasan utama kenapa saya senang memakai Open Office. Namun, daftar kata itu tidak dapat lagi dipakai di Open Office 3.0 karena perubahan format.

Solusi konvensional, terutama bagi kita kebanyakan yang memakai Microsoft Office 2007 (saya pakai yang asli lho! membajak itu haram, hehe), adalah membuat sendiri daftar kata bahasa Indonesia. Repot? Tentu saja…, makanya tulisan ini saya buat untuk berbagi informasi, bahwa sudah ada yang membuat daftar kata bahasa Indonesia dalam format .DIC (format kamus Microsoft Office). Sila unduh di sini.

Permasalahannya, file tersebut sepertinya dirancang untuk Microsoft Office 2003.  Cara instalasi dapat Anda baca di sini. Ketika saya ikuti cara instalasi yang tertulis dalam situs tersebut, si Office 2007 saya komplain berkali-kali karena file tidak diformat dalam unicode (atau sesuatu seperti itu).

Categories
Coret-moret

Network Discovery Tidak Dapat Aktif

Pernahkah Anda, pengguna Windows Vista, tidak dapat mengaktifkan fasilitas Network Discovery Anda? Akibatnya, Anda tidak dapat melakukan mapping network atau berbagi folder/file dengan rekan-rekan intranet. Anda memang masih dapat mengakses internet, melakukan pekerjaan kantor lainnya, tapi sesuatu yang seharusnya menjadi hak Anda tidak Anda peroleh dan itu, bagi saya, menyakitkan!

Jangan khawatir, jika Anda mengalaminya, maka Anda bukan satu-satunya. Jika tidak percaya, sila google dengan kata kunci “network discovery vista off” atau sejenisnya.

Categories
Coret-moret

Bali itu Bukan Denpasar Saja

Saya dan Lukman di ruang kerja Lukman
Saya dan Lukman di ruang kerja Lukman.

Inilah pengalaman terkini dari perjalanan hidupku yang sudah 30 tahun lebih sedikit ini. Adalah niat untuk bertemu sahabat lama, Lukman Nulhakim, membawaku ke Pulau Bali. Berdasarkan informasi seorang yang terpecaya, butuh sekitar 10 jam dari Surabaya sampai ke Bali. Jadi berangkat selepas Maghrib, maka kira-kira sampai sekitar subuh. Saya ajak sang informan tadi, yang tak lain adalah mantan mahasiswa saya yang baru saja diwisuda Sabtu 18 April yang lalu, untuk ke Bali bersama saya. Namanya Taufik Akbar, mantan finalis cak-ning 2007.

Kami beli tiket bis malam Gunung Harta yang berangkat Minggu malam (19 April). Lukman menawarkan diri untuk menjemput saya di pelabuhan penyebarangan. Wow, tentu saja ini menarik. Saya katakan ke Lukman, kemungkinan saya akan menyebarang sekitar pukul 5 pagi hari — tentu saja angka ini muncul sesuai dengan bisikan sang informan.

Categories
The Mechanism

Hujan es, bagaimana mungkin?

Kamis, 5 Maret 2009 kemarin, sebagian Bandung mengalami hujan es. Di awali angin kencang dan petir bersahut-sahutan sekitar pukul 2 siang, kemudian diikuti gerimis yang baru berhenti menjelang maghrib. Saya ingat karena pukul 2 siang itu ditelepon isteri untuk janjian bertemu di perpustakaan pusat ITB. Tidak terjadi hujan es di daerah Sadang Serang (rumah kami di Bandung), Dago, dan sekitar kampus ITB.

Terakhir kali saya mengalami hujan es 13 tahun yang silam, tahun pertama saya merantau di Bandung. Besar-besar, menyakitkan kepala, tapi tetap tidak menghalangi diri untuk menari-nari di antara butiran es itu. Setelah hujan es selesai, halaman kos kami penuh dengan es batu. Kakak saya mengambil beberapa biji, dibersihkan, dan kami membuat pesta teh es.

Bagaimana hujan es dapat turun di kota yang terletak di daerah tropis? Tentu saja dapat, toh buktinya sudah ada hehehe. Yang jelas, proses hujan, di mana pun dan apapun bentuknya ketika sampai di tanah, selalu di mulai sebagai salju seperti tulisan sebelumnya Salju… salju… salju….

Sederhananya, sebagaimana yang ditulis oleh koran USAToday dalam arsip howstuffworks.com, bermula dari angin badai yang terjadi karena adanya perbedaan tekanan yang signifikan antara udara hangat (warm air, temperatur di atas 0° C) dan dingin (cold air, 0° C) — oleh karena itu, badai mengandung angin hangat dan dingin. Angin badai ini bergerak membentuk seperti roti sandwich, udara hangat diapit oleh udara dingin, seperti pada ilustrasi berikut.

Categories
The Mechanism

Salju… salju… salju…

Tulisan ini pernah diterbitkan di suplemen Cakrawala harian Pikiran Rakyat, sekitar November 2006.

Saat ini di Eropa dan wilayah Utara Bumi memasuki musim dingin. Salah satu fenomena menarik saat musim dingin adalah salju. Menjadi unik karena kristal-kristal es yang lembut dan putih seperti kapas ini hanya hadir secara alami di negeri empat musim atau di tempat-tempat yang sangat tinggi seperti puncak gunung Jayawijaya di Irian. Kenapa salju secara alami tidak bisa hadir di wilayah tropis seperti negeri kita?

Proses terjadinya salju

Untuk menjawab itu, bisa kita mulai dari proses terjadinya salju. Berawal dari uap air yang berkumpul di atmosfir Bumi, kumpulan uap air mendingin sampai pada titik kondensasi (yaitu temperatur di mana gas berubah bentuk menjadi cair atau padat), kemudian menggumpal membentuk awan. asd

Pada saat awal-awal pembentukan awan, massanya jauh lebih kecil daripada massa udara sehingga awan tersebut mengapung di udara – persis seperti kayu balok yang mengapung di atas permukaan air. Namun setelah kumpulan uap terus bertambah dan bergabung ke dalam awan tersebut, massanya juga bertambah, sehingga pada suatu ketika udara tidak sanggup lagi menahannya. Awan tersebut pecah dan partikel airpun jatuh ke Bumi.