Catatan Pendek Haji 2017

Ka’bah (dari akun instagram Wayan Lessy)

Kalau bukan karena Ka’bah, rasanya tidak mungkin orang datang ke kota Mekah ini. Bagaimana tidak, daerah ini daerah bukit-berbatuan, tandus, berdebu, sangat panas di musim panas dan sangat dingin di musim dingin. Musim haji ada 4 jutaan orang datang ke sini, di luar musim haji satu jutaan orang tiap bulan tetap datang untuk umrah dan ziarah.

Kalau bukan karena Ka’bah, rasanya tidak mungkin perekonomian Kerajaan Arab Saudi hebat. Bagaimana tidak, biasanya perekonomian melekat pada sumber teknologi. Semakin banyak sumber teknologi sebuah negara, semakin hebat ekonominya; bukan sumber daya alam yang menentukan, contohnya adalah Jepang. Saya tidak tahu ada teknologi modern berasal dari Arab Saudi, tapi perekonomian mereka tetap kuat.

Continue reading “Catatan Pendek Haji 2017”

Kami Mohon Maaf dan Doa

Tema Hari Raya Idul Fitri

“Setiap kaum punya hari raya sendiri, dan hari ini (1 Syawal) adalah hari raya kita,” kata Rasulullah SAW kepada Abu Bakar ra.

Umat Islam punya dua hari raya, 1 Syawal dan 10 Dzulhijah. Yang pertama adalah hari raya berbuka (setelah berpuasa di bulan Ramadan). Yang kedua adalah hari raya kurban. Dilihat dari jumlah harinya, hari raya kurban lebih besar daripada hari raya berbuka.

Continue reading “Tema Hari Raya Idul Fitri”

Modal Terbaik Hasil Kuliah

Hari Minggu, 9-Januari yang lalu, saya berbicara di depan perwakilan mahasiswa fisika se-Jawa Timur yang tergabung dalam organisasi FORMASI. Acara ini diadakan di gedung Teater B, kompleks Jurusan Fisika, ITS, Surabaya.

Misi utama saya sebenarnya justru ingin mendengarkan paparan Prof. Andrivo Rusydi yang bersedia datang ke acara tersebut. Karena pembicara kedua tidak bersedia hadir, saya akhirnya berperan sebagai pembicara pengganti.

Tema yang mereka minta menarik, masalah klasik yang umum dicemaskan para mahasiswa: Bagaimana cara lulusan fisika menggunakan apa-apa yang mereka pelajari di bangku sekolah untuk hidup. Continue reading “Modal Terbaik Hasil Kuliah”

Memulai tahun 2016 dengan hari Jumat

Hari Jumat adalah hari besar, bukan karena pada hari itu dimulai dengan huruf J yang merupakan simbol momentum angular total (momentum angular orbital plus momentum angular spin, alias LS-coupling).

Kebesaran hari Jumat ditandai oleh kewajiban salat Jumat bagi kami kaum muslimin.

Kebesaran hari Jumat ditandai oleh hari kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajahan fisik oleh bangsa Belanda dan Jepang.

Mungkin masing-masing kita punya tambahan indikator kenapa hari Jumat adalah hari besar. Mungkin juga sebagian kita membantah.

“Ah, itu hanya kebetulan…” Tapi sayangnya dalam fisika tidak berlaku yang namanya kebetulan. Salah satu prinsip dasar sains (termasuk fisika), adalah prinsip sebab-akibat (causality principle) yang kalau dimatematiskan disebut sebagai hukum ketiga Newton.

Continue reading “Memulai tahun 2016 dengan hari Jumat”