Fisikawan Lebih Cocok Menguasai Ranah Teknologi Komputer

Ini adalah saduran saya dari artikel Wired berjudul “More over, coders — physicists will soon rule Silivon Valey.”

Penafian: tulisan ini belum saya edit, kemungkinan masih ada kekeliruan, baik itu teks maupun konteks.

Move Over, Coders—Physicists Will Soon Rule Silicon Valley

Sekarang ini bukanlah waktu yang tepat bagi seorang fisikawan.

Setidaknya itulah yang dikatakan Oscar Boykin. Dia lulus dari jurusan fisika di Georgia Institute of Technology dan menyelesaikan PhD di UCLA pada tahun 2002. Tapi empat tahun yang lalu, para fisikawan di Large Hadron Collider di Swiss menemukan partikel Higgs boson, sebuah partikel subatom yang diprediksi tahun 1960-an. Seperti Boykin katakan, semua orang memang mengharapkan kehadiran partikel ini. Kehadiran partikel ini tidak merusak model teoretis kita tentang alam semesta. Kehadiran partikel ini bahkan tidak mengubah apapun atau memberi sesuatu yang baru kepada para fisikawan. “Fisikawan baru akan senang ketika mereka menyadari ada yang salah dengan fisika mereka, dan sekarang kita pada kondisi tidak terlalu banyak yang salah dengan fisika kita,” kata Boykin. “Saat ini adalah waktu yang tidak menggembirakan hati fisikawan.” Ditambah lagi, gaji fisikawan tidak terlalu bagus.

Boykin tidak lagi seorang fisikawan. Dia sekarang seorang software engineer di Lembah Silikon. Dan ini adalah sesuatu yang bagus untuk dia.

Continue reading “Fisikawan Lebih Cocok Menguasai Ranah Teknologi Komputer”

Modal Terbaik Hasil Kuliah

Hari Minggu, 9-Januari yang lalu, saya berbicara di depan perwakilan mahasiswa fisika se-Jawa Timur yang tergabung dalam organisasi FORMASI. Acara ini diadakan di gedung Teater B, kompleks Jurusan Fisika, ITS, Surabaya.

Misi utama saya sebenarnya justru ingin mendengarkan paparan Prof. Andrivo Rusydi yang bersedia datang ke acara tersebut. Karena pembicara kedua tidak bersedia hadir, saya akhirnya berperan sebagai pembicara pengganti.

Tema yang mereka minta menarik, masalah klasik yang umum dicemaskan para mahasiswa: Bagaimana cara lulusan fisika menggunakan apa-apa yang mereka pelajari di bangku sekolah untuk hidup. Continue reading “Modal Terbaik Hasil Kuliah”

Memulai tahun 2016 dengan hari Jumat

Hari Jumat adalah hari besar, bukan karena pada hari itu dimulai dengan huruf J yang merupakan simbol momentum angular total (momentum angular orbital plus momentum angular spin, alias LS-coupling).

Kebesaran hari Jumat ditandai oleh kewajiban salat Jumat bagi kami kaum muslimin.

Kebesaran hari Jumat ditandai oleh hari kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajahan fisik oleh bangsa Belanda dan Jepang.

Mungkin masing-masing kita punya tambahan indikator kenapa hari Jumat adalah hari besar. Mungkin juga sebagian kita membantah.

“Ah, itu hanya kebetulan…” Tapi sayangnya dalam fisika tidak berlaku yang namanya kebetulan. Salah satu prinsip dasar sains (termasuk fisika), adalah prinsip sebab-akibat (causality principle) yang kalau dimatematiskan disebut sebagai hukum ketiga Newton.

Continue reading “Memulai tahun 2016 dengan hari Jumat”

Penutup Seri Khutbah Jumat: Apa Itu Islam

Khutbah Jumat tanggal 27 Februari 2015, di masjid Osaka University, Jepang. Ini adalah khutbah terakhir saya yang terjadwal di masjid tercinta ini.

Prolog: Seri khutbah ini dimulai dengan pertanyaan kenapa kita memilih beragama Islam. Jawabannya terkait dengan konsep tauhid yang membuat Islam sebagai agama sempurna. Ada 12 ayat yang dibahas pada khutbah-khutbah berikutnya sebagai contoh bagaimana Allah mengajarkan tauhid kepada manusia dengan cara deduksi, cara yang menjadi dasar dari metode ilmiah. Jika kita asumsikan khutbah-khutbah tersebut telah meyakinkan kita tentang tauhid, maka sebagai penutup khutbah terakhir ini membahas tentang apa itu Islam.

rusydi-khutbah-jumat-20150227-Slide1

Inti sari: Kata Islam membawa lima arti secara simultan, yaitu

  1. penyerahan diri,
  2. ketundukan,
  3. kepatuhan,
  4. keikhlasan, dan
  5. kedamaian.

Ajaran Islam hanya dua, yaitu (1) menyembah Allah Yang Mahaesa dan (2) mengakui kerasulan Nabi Muhammad SAW. Mengakui kerasulan tidak hanya dengan kata-kata, tapi juga dengan aksi berupa mengikuti panduan yang beliau berikan. Panduan yang beliau berikan bersumber pada Al-quran. Dengan demikian, mempelajari Al-quran menjadi sebuah keniscayaan kita kaum muslim.

Continue reading “Penutup Seri Khutbah Jumat: Apa Itu Islam”

Daftar 10 Terobosan Terpenting Fisika 2014

Berikut adalah daftar 10 terobosan terpenting fisika yang dicapai para ilmuwan dalam kurun waktu 2014 versi majalah Physics World.

  1. Mendaratkan wahana ruang angkasa di komet.
  2. Mengunakan sinar quasar untuk menerangi jaring kosmik.
  3. Menangkap partikel neutrino dari reaksi inti Matahari.
  4. Eksperimen reaksi fusi untuk PLTN mencapai tahap penting.
  5. Mengukur interaksi magnetik antara dua elektron terisolasi.
  6. Mempertajam proyeksi citra dari serat optik yang disorder.
  7. Menyimpan data di dalam hologram magnetik.
  8. Membuat supernova di dalam lab dengan laser.
  9. Data kuantum untuk pertama kali dapat dipadatkan.
  10. Fisikawan membuat sinar traktor akustik.

Taut pada setiap peringkat mengantarkan Anda ke artikel terkait.

Artikel-artikel tersebut bukanlah terjemahan dari berita asli di majalah Physics World. Tapi mereka adalah saduran untuk dapat dipahami oleh pembaca yang tidak berkecimpung di dunia fisika.

Metode penyaduran yang saya pakai adalah:

  • membaca publikasi mereka untuk memahami apa yang mereka lakukan,
  • membaca berita-berita terkait untuk memahami apa manfaat pencapaian riset mereka,
  • dan kemudian melihat buku teks fisika untuk memastikan apakah ide saduran saya tidak menyalahi konsep dasar fisika.

Sila dikutip/disebar semua atau sebagian dengan tetap menghormati penafian dan lisensi (disclaimer and license) blog ini.

Sekali lagi, selamat tinggal 2014.

Semoga apa-apa yang kita alami tahun ini membuat kita menjadi lebih manusiawi dan di tahun 2015 nanti kita akan memiliki banyak teman dan mengurangi banyak musuh.