Engkau memang jancuk dan aku lala kepadamu

Saya, Ira, dan Mbah Tejo di acara Himafi Inspiration Talk Show, Ruang Kahuripan 300, Gedung Rektorat, Universitas Airlangga.

Hari ini Himafi Unair membuat hari saya luar biasa. Bagaimana tidak. Mereka telah mewujudkan keinginan saya 19 tahun yang lalu: menyaksikan langsung ceramah Sujiwo Tedjo. Tidak tanggung-tanggung, tidak hanya menyaksikan, tapi saya dan istri duduk di kursi VVIP!

Mereka mengundang Sujiwo Tejo, sang budayawan separuh baya yang karya dan perangainya bahkan memukau kid zaman now. Penampilan Mbah Tejo tidak istimewa. Bagaimana bisa istimewa, nilai performanya sudah 10 per 10! Setiap tampil, beliau selalu istimewa. Karena selalu istimewa, membuat penampilan beliau jadi biasa saja.

Continue reading “Engkau memang jancuk dan aku lala kepadamu”

Oleh-oleh dari Jember

Bersama Kaprodi Pendidikan Fisika Unej, Bambang Supriadi, M.Sc. Tidak ada yang tahu bahwa sebenarnya representatif Prof. Andrivo juga hadir di sana, yaitu berbentuk baju semangka yang saya pakai saat itu haha.

Mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Jember mengagumkan. Tidak hanya pandai mereka secara konsisten membuat seminar nasional yang mendatangkan nara sumber andal, antusias mereka untuk terlibat dalam diskusi juga tinggi. Tidak hanya itu, himpunan mahasiswa fisika mereka terlihat sangat akrab, cair, dengan para dosen mereka. Ini yang saya saksikan saat menjadi salah satu nara sumber pada acara mereka hari Ahad, 4 Muharam kemarin.

Continue reading “Oleh-oleh dari Jember”

Materi Seminar Saya

Catatan Pendek Haji 2017

Ka’bah (dari akun instagram Wayan Lessy)

Kalau bukan karena Ka’bah, rasanya tidak mungkin orang datang ke kota Mekah ini. Bagaimana tidak, daerah ini daerah bukit-berbatuan, tandus, berdebu, sangat panas di musim panas dan sangat dingin di musim dingin. Musim haji ada 4 jutaan orang datang ke sini, di luar musim haji satu jutaan orang tiap bulan tetap datang untuk umrah dan ziarah.

Kalau bukan karena Ka’bah, rasanya tidak mungkin perekonomian Kerajaan Arab Saudi hebat. Bagaimana tidak, biasanya perekonomian melekat pada sumber teknologi. Semakin banyak sumber teknologi sebuah negara, semakin hebat ekonominya; bukan sumber daya alam yang menentukan, contohnya adalah Jepang. Saya tidak tahu ada teknologi modern berasal dari Arab Saudi, tapi perekonomian mereka tetap kuat.

Continue reading “Catatan Pendek Haji 2017”

Kami Mohon Maaf dan Doa