Selamat Datang Hujan

Pernah dengar lagu Garbage berjudul “I’m only happy when it rains”? Lagu cukup lama, album pertama mereka yang dirilis akhir tahun 1995. Tentu saya tidak akan bicara tentang Garbage yang pernah menjadi grup musik favorit saya itu, melainkan tentang “I’m only happy when it rains”.

Continue reading “Selamat Datang Hujan”

Mari Berkurban

Berikut adalah iklan layanan masyarakat yang dititipkan seorang teman kepada saya. febdian.net tidak memungut bayaran sepersen pun dari iklan ini, kecuali minta didoakan masuk sorga :”)

Sesungguhnya Kami telah memberikan ni’mat yang banyak. Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu dan ber-kurban-lah. QS Al Kautsar (108) ayat 1-2.

Continue reading “Mari Berkurban”

Antipartikel, di manakah engkau?

Simetri yang hilang terkait dengan salah satu misteri besar dalam Fisika. Dentuman Besar yang menjadi aliran mainstream memodelkan bahwa di awal pembentukan Alam Semesta terdapat lautan partikel-antipartikel dengan jumlah yang identik. Pada suatu ketika, partikel-antipartikel ini saling berbenturan dan saling menghilangkan (ini disebut proses annihilation) kemudian menghasilkan radiasi elektromagnetik (cahaya). Yang menjadi pertanyaan, kalau semua saling menghilangkan, dari mana asal materi (planet, bintang, galaksi…) yang menjadi salah satu komponen isi Alam Semesta sekarang ini?

Partikel elementer dan pasangan antipartikenya (conferences.fnal.gov).
Partikel elementer dan pasangan antipartikenya (conferences.fnal.gov).

Simetri yang hilang terkait dengan salah satu misteri besar dalam Fisika. Dentuman Besar yang menjadi aliran mainstream memodelkan bahwa di awal pembentukan Alam Semesta terdapat lautan partikel-antipartikel dengan jumlah yang identik. Pada suatu ketika, partikel-antipartikel ini saling berbenturan dan saling menghilangkan (ini disebut proses annihilation) kemudian menghasilkan radiasi elektromagnetik (cahaya). Yang menjadi pertanyaan, kalau semua saling menghilangkan, dari mana asal materi (planet, bintang, galaksi…) yang menjadi salah satu komponen isi Alam Semesta sekarang ini? Continue reading “Antipartikel, di manakah engkau?”

Nobel Fisika 2008: Simetri Yang Hilang

Tulisan ini telat turun karena masalah teknis blog saya, harusnya 3 pekan yang silam. Tapi, lebih baik daripada tidak, hehehe.

The Royal Swedish Academy of Science telah mengumumkan hadiah Nobel untuk Fisika Selasa kemarin, 7 Oktober 2008. Para fisikawan yang dinyatakan penerima medali paling bergengsi di dunia sains ini adalah tiga orang samurai Jepang, Makoto Kobayashi (High Energy Accelerator Research Organisation, Tsukaba, Jepang), Toshihide Maskawa (Yukawa Institute for Theoretical Physics, Kyoto University, Jepang), dan Yoichiro Nambu (Enrico fermi Institute, University of Chicago, Amerika Serikat). Nambu memperoleh setengah dari total 10 Juta Krona (mata uang Swedia, atau sekitar 1,6 Juta Dolar Amerika Serikat, atau sekitar 13,5 triliun Rupiah), setengah lagi dibagi dua untuk Kobayashi dan Maskawa.

Topik yang menjadi sentral adalah simetri yang dilanggar (the broken symmetry) di dunia subatomik. Penjalasan simetri yang hilang diberikan oleh Nambu (Physics Review 122 dan 124 (1961)) dan bagaimana pelanggaran simetri memprediksi kehadiran tiga famili quark diberikan oleh Kobayashi dan Maskawa (Progress of Theoretical Physics 49 (1973)), sedangkan mekanisme hilangnya simetri tersebut diusulkan oleh Nambu (Physics Review 122 dan 124 (1961)).

Tulisan ini telat turun karena masalah teknis blog saya, harusnya 3 pekan yang silam. Tapi, lebih baik daripada tidak, hehehe.

The Royal Swedish Academy of Science telah mengumumkan hadiah Nobel untuk Fisika Selasa kemarin, 7 Oktober 2008. Para fisikawan yang dinyatakan penerima medali paling bergengsi di dunia sains ini adalah tiga orang samurai Jepang, Continue reading “Nobel Fisika 2008: Simetri Yang Hilang”

Bagaimana Kurva Distribusi Kebahagiaan karena Kafein Anda?

Kurva kegembiraan karena kafein terhadap waktu

Hari ini ada posting menarik dari lifehacker.com, yaitu tip menyeduh secangkir kopi. Dikhawatirkan kopi yang dihasilkan oleh coffee maker tidak mencapai temperatur yang sesuai untuk kopi. Memang menurut pengalaman saya, kopi yang diseduh dengan air yang tidak mendidih memang tidak enak, menimbulkan efek sakit perut dan sensasi muntah.

Nah, untuk mengatasi itu, lifehacker menyarankan sebuah tip bagi para pecandu kopi yang memakai coffee maker: pertama didihkan air sehingga masuk semua ke dalam gelas penampung, kemudian masukkan lagi air yang sudah mendidih itu ke dalam coffee maker dan didihkan lagi. Air didihan kedua inilah yang dipakai untuk menyeduh kopi. Continue reading “Bagaimana Kurva Distribusi Kebahagiaan karena Kafein Anda?”