Antipartikel, di manakah engkau?

Simetri yang hilang terkait dengan salah satu misteri besar dalam Fisika. Dentuman Besar yang menjadi aliran mainstream memodelkan bahwa di awal pembentukan Alam Semesta terdapat lautan partikel-antipartikel dengan jumlah yang identik. Pada suatu ketika, partikel-antipartikel ini saling berbenturan dan saling menghilangkan (ini disebut proses annihilation) kemudian menghasilkan radiasi elektromagnetik (cahaya). Yang menjadi pertanyaan, kalau semua saling menghilangkan, dari mana asal materi (planet, bintang, galaksi…) yang menjadi salah satu komponen isi Alam Semesta sekarang ini?

Partikel elementer dan pasangan antipartikenya (conferences.fnal.gov).
Partikel elementer dan pasangan antipartikenya (conferences.fnal.gov).

Simetri yang hilang terkait dengan salah satu misteri besar dalam Fisika. Dentuman Besar yang menjadi aliran mainstream memodelkan bahwa di awal pembentukan Alam Semesta terdapat lautan partikel-antipartikel dengan jumlah yang identik. Pada suatu ketika, partikel-antipartikel ini saling berbenturan dan saling menghilangkan (ini disebut proses annihilation) kemudian menghasilkan radiasi elektromagnetik (cahaya). Yang menjadi pertanyaan, kalau semua saling menghilangkan, dari mana asal materi (planet, bintang, galaksi…) yang menjadi salah satu komponen isi Alam Semesta sekarang ini? Continue reading “Antipartikel, di manakah engkau?”

Nobel Fisika 2008: Simetri Yang Hilang

Tulisan ini telat turun karena masalah teknis blog saya, harusnya 3 pekan yang silam. Tapi, lebih baik daripada tidak, hehehe.

The Royal Swedish Academy of Science telah mengumumkan hadiah Nobel untuk Fisika Selasa kemarin, 7 Oktober 2008. Para fisikawan yang dinyatakan penerima medali paling bergengsi di dunia sains ini adalah tiga orang samurai Jepang, Makoto Kobayashi (High Energy Accelerator Research Organisation, Tsukaba, Jepang), Toshihide Maskawa (Yukawa Institute for Theoretical Physics, Kyoto University, Jepang), dan Yoichiro Nambu (Enrico fermi Institute, University of Chicago, Amerika Serikat). Nambu memperoleh setengah dari total 10 Juta Krona (mata uang Swedia, atau sekitar 1,6 Juta Dolar Amerika Serikat, atau sekitar 13,5 triliun Rupiah), setengah lagi dibagi dua untuk Kobayashi dan Maskawa.

Topik yang menjadi sentral adalah simetri yang dilanggar (the broken symmetry) di dunia subatomik. Penjalasan simetri yang hilang diberikan oleh Nambu (Physics Review 122 dan 124 (1961)) dan bagaimana pelanggaran simetri memprediksi kehadiran tiga famili quark diberikan oleh Kobayashi dan Maskawa (Progress of Theoretical Physics 49 (1973)), sedangkan mekanisme hilangnya simetri tersebut diusulkan oleh Nambu (Physics Review 122 dan 124 (1961)).

Tulisan ini telat turun karena masalah teknis blog saya, harusnya 3 pekan yang silam. Tapi, lebih baik daripada tidak, hehehe.

The Royal Swedish Academy of Science telah mengumumkan hadiah Nobel untuk Fisika Selasa kemarin, 7 Oktober 2008. Para fisikawan yang dinyatakan penerima medali paling bergengsi di dunia sains ini adalah tiga orang samurai Jepang, Continue reading “Nobel Fisika 2008: Simetri Yang Hilang”

Bagaimana Kurva Distribusi Kebahagiaan karena Kafein Anda?

Kurva kegembiraan karena kafein terhadap waktu

Hari ini ada posting menarik dari lifehacker.com, yaitu tip menyeduh secangkir kopi. Dikhawatirkan kopi yang dihasilkan oleh coffee maker tidak mencapai temperatur yang sesuai untuk kopi. Memang menurut pengalaman saya, kopi yang diseduh dengan air yang tidak mendidih memang tidak enak, menimbulkan efek sakit perut dan sensasi muntah.

Nah, untuk mengatasi itu, lifehacker menyarankan sebuah tip bagi para pecandu kopi yang memakai coffee maker: pertama didihkan air sehingga masuk semua ke dalam gelas penampung, kemudian masukkan lagi air yang sudah mendidih itu ke dalam coffee maker dan didihkan lagi. Air didihan kedua inilah yang dipakai untuk menyeduh kopi. Continue reading “Bagaimana Kurva Distribusi Kebahagiaan karena Kafein Anda?”

BlueSky theme, what happen to you?

Sayang sekali, padahal saya sangat menyukai BlueSky theme dari elegantthemes.com dan sudah memasangnya saat memulai era baru febdian.net. Permasalahannya adalah fasilitas thumbnail dan excerpt yang dijanjikan “customable” ternyata tidak berfungsi di tempat saya. Tentu saja saya tidak menyalahkan pihak developer, karena besar kemungkinan saya yang tidak mengerti apa yang terjadi.

Sayang sekali, padahal saya sangat menyukai BlueSky theme dari elegantthemes.com dan sudah memasangnya saat memulai era baru febdian.net. Permasalahannya adalah fasilitas thumbnail dan excerpt yang dijanjikan “customable” ternyata tidak berfungsi di tempat saya. Tentu saja saya tidak menyalahkan pihak developer, karena besar kemungkinan saya yang tidak mengerti apa yang terjadi. Continue reading “BlueSky theme, what happen to you?”

Kunjungan Andrivo ke Fisika Unair

Duduk (kiri-kanan): Biantoro (angkatan 06), Lusia (05), Rifki (05), Ayu (05), Aries (04). Berdiri (kiri-kanan): Rosyid (05), Satriaji (06), ANDRIVO RUSYDI, Zaidan (dosen, Fi ITB 01), Taufik (04, finalis cak-ning Surabaya 07), Ade (04)
Andrivo bersama anggota photon (grup fisika teori) Unair.

Adalah sebuah kehormatan bagi kami, grup photon Unair, disinggahi oleh salah seorang fisikawan muda Indonesia handal, Andrivo Rusydi. Kunjungan satu hari Andrivo ini dalam rangka silaturahim bertemu saya (yang notabene adiknya, hehe) dan Pak Darminta, mentornya dahulu waktu S1 di ITB dan sekarang adalah dosen di jurusan Fisika ITS. Memang, sejak setahun yang lalu saya sudah meminta Andrivo untuk main-main ke Surabaya, yang juga tanah leluhur ibu-mertuanya.

Keterangan foto dari kiri ke kanan
(duduk): Biantoro (angkatan 06), Lusia (05), Rifky (05), Ayu (05), Aries (04);
(berdiri): Rosydi (05), Satriaji (06), ANDRIVO RUSYDI, Zaidan (dosen, FI ITB 01), Taufik (04, finalis cak-ning Surabaya 07), Ade (04).
Fotografer: Febdian Rusydi (tidak tampak).
Lokasi: Ruang Grup Fisika Teori Unair.
Continue reading “Kunjungan Andrivo ke Fisika Unair”