10 Terobosan Terpenting Fisika 2014 (Bagian 5 – Selesai)

Inilah bagian akhir dari 10 terobosan terpenting fisika 2014 menurut majalah Physics World. Bagian ini membahas peringkat 8 s.d. 10.

Sebagai referensi, peringkat 1 s.d. 3 dibahas di Bagian 1, peringkat 4 dan 5 di Bagian 2, peringkat 6 di Bagian 3, dan peringkat 7 di Bagian 4.

Bagian 3 dan 4 masing-masing hanya membahas satu peringkat. Ini karena saya tidak dapat lagi memotong konsep-konsep fisika dasar untuk menjelaskan dua terobosan tersebut.

Bagian 5 ini, saya coba tulis konsep-konsep fisika yang dibutuhkan sesingkat mungkin.

Selamat menikmati.

Peringkat 8: Membuat supernova di dalam lab dengan laser

Sebuah supernova adalah ledakan dari sebuah bintang maharaksasa. Ledakannya bersinar lebih terang daripada terangnya 10 miliar buah matahari kita! (1 miliar = 1.000.000.000, atau seribu juta.)

Ini dapat diartikan energi total yang dihasilkan sebuah supernova pada detik pertama ledakan sama dengan energi total yang dihasilkan matahari kita bersinar selama 10 miliar tahun!

Gila, kan?

Meskipun dari Bumi ledakan itu terlihat indah, seperti lukisan bunga mawar merekah dengan tinta minyak, tapi kondisi di daerah ledakan adalah kondisi yang kaos (chaos, kacau-balau).

Beberapa saat setelah meledak, bintang menjadi awan gas tebal yang mahapanas. Banyak kejadian-kejadian yang hanya ada di dalam teori fisika energi-tinggi yang mungkin terjadi di sana. Salah satunya seperti yang ditinggalkan oleh supernova bernama Cassiopeia A.

Supernova Cassiopieia A memiliki struktur bersimpul seperti pada gambar berikut ini.

Bagi para astronomer, struktur simpul ini tidak lazim dimiliki supernova. Salah satu teori dari struktur simpul-taklazim ini adalah kehadiran medan magnetik yang sangat kuat. Tentu butuh eksperimen untuk membuktikan penjelasan ini benar atau salah.

Tapi, dapatkah kita membuat supernova di dalam laboratorium untuk menguji teori tersebut?

Continue reading “10 Terobosan Terpenting Fisika 2014 (Bagian 5 – Selesai)”