Khutbah Jumat

Untuk memenuhi permintaan sejumlah teman, saya unduh di sini teks ceramah saya. Teks-teks ceramah ini saya buat untuk dibaca keras (teks pidato), bukan seperti teks artikel. Sehingga, untuk menghayati teks ini, saya sangat anjurkan para pembaca untuk membaca teks ini seakan-akan sedang memberi pidato.

Institusi pendidikan tinggi di Jepang, meski tidak dinyatakan dengan tegas, secara prinsip menganut sistem sekular. Sistem ini memisahkan agama dari kehidupan kampus. Oleh sebab itu, mahasiswa muslim di Osaka University (OU) bersyukur karena kampus ini mengizinkan pelaksaan Salat Jumat di dalam kampus dan bahkan menggunakan fasiltias kampus.

Bahkan, di Kampus Suita (OU memiliki tiga kampus, yaitu di kota Toyonaka, di kota Suita, dan di kota Minoh), ada satu ruang berukuran k.l. 5×6 meter persegi yang diserahkan kepada organisasi mahasiswa muslim (OMA) untuk digunakan sebagai masjid.

Alhamdulillah.

Continue reading “Khutbah Jumat”

iklan: photoloe

Butuh foto pernikahan? foto resepsi sukuran? Atau momen berharga lainnya?

www.photoloe.com

when Moments being captured by the Art right from camera

 

 

Congratulation, we are proud of you!

winner_citation_andrivo_rusydi

Selamat Menempuh Tahun 2009

Pergantian hari yang kita alami diakibatkan oleh gerak rotasi Bumi (gerak gasing/pusing atau spin), sedangkan pergantian tahun diakibatkan oleh gerak orbit Bumi (gerak mengelilingi Matahari). Hari dan tahun adalah satuan fisik yang kita pakai untuk menandakan waktu. Satu hari adalah waktu yang dibutuhkan Bumi untuk berputar satu kali penuh terhadap porosnya; satu tahun adalah waktu yang dibutuhkan Bumi untuk mengitari Matahari satu putaran penuh. Karena Bumi bergerak pada porosnya dan juga mengorbit pada Matahari, definisi satu putaran penuh rotasi bergantung pada acuan yang dipakai. Para astronom mendefinisikan tiga jenis hari: hari sidereal, hari solar, dan hari bulan. Acuan hari yang kita pakai dalam kehidupan praktis adalah yang merujuk pada hari solar, yaitu berdasarkan siang-malam yang dialami Bumi.

Pergantian hari yang kita alami diakibatkan oleh gerak rotasi Bumi (gerak gasing/pusing atau spin), sedangkan pergantian tahun diakibatkan oleh gerak orbit Bumi (gerak mengelilingi Matahari). Hari dan tahun adalah satuan fisik yang kita pakai untuk menandakan waktu. Satu hari adalah waktu yang dibutuhkan Bumi untuk berputar satu kali penuh terhadap porosnya; satu tahun adalah waktu yang dibutuhkan Bumi untuk mengitari Matahari satu putaran penuh. Karena Bumi bergerak pada porosnya dan juga mengorbit pada Matahari, definisi satu putaran penuh rotasi bergantung pada acuan yang dipakai. Para astronom mendefinisikan tiga jenis hari: hari sidereal, hari solar, dan hari bulan. Acuan hari yang kita pakai dalam kehidupan praktis adalah yang merujuk pada hari solar, yaitu berdasarkan siang-malam yang dialami Bumi.

Selain hari dan tahun, satuan waktu yang biasa kita pakai adalah detik.Berbeda dengan hari dan tahun yang nilainya bergantung pada gerak Bumi, satuan detik didefinisikan sebagai lamanya 9.192.631.770 periode gelombang elektromagnetik terkaitdengan transisi yang terjadi antara dua level struktur sangat halus (hyperfine structure) pada keadaan dasar (ground state) atom caesium 133 (Sumber: Walter Benenson, Handbook of Physics, Springer, 2002). Detik menjadi satuan standar untuk waktu. Satuan lainnya yang berangkat dari detik adalah menit (1 menit = 60 detik) dan jam (1 jam = 3600 detik atau 60 menit). Pemilihan angka 60 ini terkait dengan ilmu lingkaran di mana satu lingkaran dibagi atas 360 derajat, tiap enam derajat berasosiasi dengan 1 menit atau 1 detik. Satu hari kemudian didefinisikan sebagai 24 jam, atau 86.400 detik.

Continue reading “Selamat Menempuh Tahun 2009”

Mari Berkurban

Berikut adalah iklan layanan masyarakat yang dititipkan seorang teman kepada saya. febdian.net tidak memungut bayaran sepersen pun dari iklan ini, kecuali minta didoakan masuk sorga :”)

Sesungguhnya Kami telah memberikan ni’mat yang banyak. Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu dan ber-kurban-lah. QS Al Kautsar (108) ayat 1-2.

Continue reading “Mari Berkurban”