Modal Terbaik Hasil Kuliah

Hari Minggu, 9-Januari yang lalu, saya berbicara di depan perwakilan mahasiswa fisika se-Jawa Timur yang tergabung dalam organisasi FORMASI. Acara ini diadakan di gedung Teater B, kompleks Jurusan Fisika, ITS, Surabaya.

Misi utama saya sebenarnya justru ingin mendengarkan paparan Prof. Andrivo Rusydi yang bersedia datang ke acara tersebut. Karena pembicara kedua tidak bersedia hadir, saya akhirnya berperan sebagai pembicara pengganti.

Tema yang mereka minta menarik, masalah klasik yang umum dicemaskan para mahasiswa: Bagaimana cara lulusan fisika menggunakan apa-apa yang mereka pelajari di bangku sekolah untuk hidup. Continue reading “Modal Terbaik Hasil Kuliah”

Memulai tahun 2016 dengan hari Jumat

Hari Jumat adalah hari besar, bukan karena pada hari itu dimulai dengan huruf J yang merupakan simbol momentum angular total (momentum angular orbital plus momentum angular spin, alias LS-coupling).

Kebesaran hari Jumat ditandai oleh kewajiban salat Jumat bagi kami kaum muslimin.

Kebesaran hari Jumat ditandai oleh hari kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajahan fisik oleh bangsa Belanda dan Jepang.

Mungkin masing-masing kita punya tambahan indikator kenapa hari Jumat adalah hari besar. Mungkin juga sebagian kita membantah.

“Ah, itu hanya kebetulan…” Tapi sayangnya dalam fisika tidak berlaku yang namanya kebetulan. Salah satu prinsip dasar sains (termasuk fisika), adalah prinsip sebab-akibat (causality principle) yang kalau dimatematiskan disebut sebagai hukum ketiga Newton.

Continue reading “Memulai tahun 2016 dengan hari Jumat”

Idul Fitri 1435

rusydi_please_forgive_us

Khutbah Jumat

Untuk memenuhi permintaan sejumlah teman, saya unduh di sini teks ceramah saya. Teks-teks ceramah ini saya buat untuk dibaca keras (teks pidato), bukan seperti teks artikel. Sehingga, untuk menghayati teks ini, saya sangat anjurkan para pembaca untuk membaca teks ini seakan-akan sedang memberi pidato.

Institusi pendidikan tinggi di Jepang, meski tidak dinyatakan dengan tegas, secara prinsip menganut sistem sekular. Sistem ini memisahkan agama dari kehidupan kampus. Oleh sebab itu, mahasiswa muslim di Osaka University (OU) bersyukur karena kampus ini mengizinkan pelaksaan Salat Jumat di dalam kampus dan bahkan menggunakan fasiltias kampus.

Bahkan, di Kampus Suita (OU memiliki tiga kampus, yaitu di kota Toyonaka, di kota Suita, dan di kota Minoh), ada satu ruang berukuran k.l. 5×6 meter persegi yang diserahkan kepada organisasi mahasiswa muslim (OMA) untuk digunakan sebagai masjid.

Alhamdulillah.

Continue reading “Khutbah Jumat”

Free Palestine

My stand on this issue is clear:

For me, any argument isĀ invalid when it concludes that Zionist has right to do what they are doing to Palestine.

This stand shall be passed on to all of my kids and their kids and their kid’s kids…