Kenapa Kita Dapat Mempelajari Sains

Khutbah Jumat tanggal 28 November 2014, di masjid Osaka University.

rusydi-khutbah-jumat-20141128-Slide1

Inti sari: Kali ini di ayat ke-41, masih surat Yasin, Allah menggunakan kapal sebagai tanda keberadaann-Nya. Dengan demikian, kita disuruh berpikir bagaimana cara berjalan di atas air. Dan kita memang diberi kemampuan untuk memikirkannya. Tapi, kenapa kita diberi kemampuan untuk memikirkan tentang kapal? Lebih umum lagi, kenapa kita mampu mempelajari sains?

Continue reading “Kenapa Kita Dapat Mempelajari Sains”

Presisi Waktu, Salah Satu Ciri Ciptaan Allah

Inti sari: Allah memberikan sejumlah karakter pada ciptaanNya. Salah satunya adalah presisi waktu untuk Matahari dan Bulan sebagaimana Dia jelaskan pada ayat 38, 39 dan 40 surat Yasin. Sebegitu presisinya, Allah menyuruh manusia menggunakan Matahari dan Bulan sebagai acuan waktu.

Khutbah jumat tanggal 12 Mei 2014, di masjid Osaka University.

Inti sari: Allah memberikan sejumlah karakter pada ciptaanNya. Salah satunya adalah presisi waktu untuk Matahari dan Bulan sebagaimana Dia jelaskan pada ayat 38, 39 dan 40 surat Yasin. Sebegitu presisinya, Allah menyuruh manusia menggunakan Matahari dan Bulan sebagai acuan waktu.

Continue reading “Presisi Waktu, Salah Satu Ciri Ciptaan Allah”

Allah Menjelaskan Perubahan Warna Langit

Allah menjelaskan tauhid dengan cara argumentasi deduksi, cara yang sama yang digunakan dalam metode ilmiah. Artinya, tauhid dapat dipahami dengan logika manusia. Salah satu contoh yang diberikan Allah untuk menjelaskan tauhid adalah proses perubahan warna langit yang disebut pada ayat 37 surat Yasin.

Khutbah jumat tanggal 4 Maret 2014, di masjid Osaka University.

Inti sari: Allah menjelaskan tauhid dengan cara argumentasi deduksi, cara yang sama yang digunakan dalam metode ilmiah. Artinya, tauhid dapat dipahami dengan logika manusia. Salah satu contoh yang diberikan Allah untuk menjelaskan tauhid adalah proses perubahan warna langit yang disebut pada ayat 37 surat Yasin.

Continue reading “Allah Menjelaskan Perubahan Warna Langit”

Segala Sesuatu Itu Berpasangan Kecuali Allah

Inti sari: Hal fundamental yang membedakan satu agama dengan agama yang lain adalah konsep ketuhanan. Dalam Islam, konsep ketuhanan sederhana, yaitu Tuhan itu Mahaesa, atau disebut tauhid. Salah satu sifat Tuhan dalam Islam adalah tidak ada yang menyerupainya. Implikasinya, jika Allah itu Mahaesa, maka ciptaannya tidak ada yang esa. Artinya, semua ciptaanNya berpasangan. Allah menegaskan ini pada banyak tempat di dalam Al-Quran, salah satunya pada ayat 36 surat Yasin.

Khutbah Jumat tanggal 14 Februari 2014, di masjid Osaka University.

Inti sari: Hal fundamental yang membedakan satu agama dengan agama yang lain adalah konsep ketuhanan. Dalam Islam, konsep ketuhanan sederhana, yaitu Tuhan itu Mahaesa, atau disebut tauhid. Salah satu sifat Tuhan dalam Islam adalah tidak ada yang menyerupainya. Implikasinya, jika Allah itu Mahaesa, maka ciptaannya tidak ada yang esa. Artinya, semua ciptaanNya berpasangan. Allah menegaskan ini pada banyak tempat di dalam Al-Quran, salah satunya pada ayat 36 surat Yasin.

Continue reading “Segala Sesuatu Itu Berpasangan Kecuali Allah”

Allah Mengajarkan Tauhid dengan Logika

Inti sari: Alasan kita menjadi seorang muslim haruslah karena Islam adalah agama yang sempurna. Kesempurnaan Islam dijelaskan oleh Islam itu sendiri dengan jelas dan jernih, tanpa cacat. Salah satu contoh adalah bagaimana Islam menjelaskan konsep tauhid, yaitu konsep ketuhanan dalam Islam, secara logis. Konsep tauhid dijelaskan oleh Allah langsung kepada kita lewat ayat-ayat yang bernuansa ilmiah, misalnya ayat ke-33 surat Yasiin.

Khutbah Jumat tanggal 27 Desember 2013, di masjid Osaka University.

Inti sari: Alasan kita menjadi seorang muslim haruslah karena Islam adalah agama yang sempurna. Kesempurnaan Islam dijelaskan oleh Islam itu sendiri dengan jelas dan jernih, tanpa cacat. Salah satu contoh adalah bagaimana Islam menjelaskan konsep tauhid, yaitu konsep ketuhanan dalam Islam, secara logis. Konsep tauhid dijelaskan oleh Allah langsung kepada kita lewat ayat-ayat yang bernuansa ilmiah, misalnya ayat ke-33 surat Yasiin.

Continue reading “Allah Mengajarkan Tauhid dengan Logika”